Test Drive Aerox 125 LC (2016)

 
Kelebihan
- Akselarasi cukup baik - Sistem pendinginan dengan radiator - Desain motor keren dan sporty
Kekurangan
- Tapak ban kurang lebar - Bagasi kurang besar - Tenaga di putaran atas kurang
Kondisi Pengetesan
Waktu : 17-Mar-2016 01:00
Permukaan Jalan : Aspal
Cuaca : Cerah
Beban Penumpang : 52 Kg
Bahan Bakar : 100 %
Tekanan Ban Depan: 27 psi
Tekanan Ban Belakang: 27 psi
Suhu udara : 28 °C

Yamaha Aerox 125 LC resmi diluncurkan dengan harga Rp 18,2 juta. Dengan mengusung tema sporty, skuter matik yang sangat baru ini siap merebut hati konsumen di Indonesia. Walau sudah sempat menjajalnya pada sesi first ride di sirkuit Sentul, OtoRider kembali mendapat unit test nya untuk dieksplorasi lebih dalam lagi.

Melihat desainnya, memang cukup oke. Sangat sporty karena generasi Aerox memang dipakai sebagai paddock bike tim Yamaha di ajang balap MotoGP. Maka tak heran desainnya cukup diluar pakem motor matik di kelasnya. Desainnya yang Eropa banget beraura sporty dengan lekuk tajam dan beberapa aksen fiturnya cukup membuat penasaran. 

Lampu depan yang bermodel 1 piece makin keren dengan penggunaan lampu LED. Penggunaan setang serta panel indikator yang mirip dengan Yamaha X-Ride juga pas dengan desain secara keseluruhan. Setang model ini juga nyaman digenggam, untuk rider berpostur pendek juga dipastikan tak terlalu merasa kebesaran saat mengolah kemudinya.

Saat reviewer yang berpostur 170 duduk di jok, terasa cukup nyaman. Kedua kaki pun masih bisa berpijak ke tanah. Dek juga tak terlalu sempit untuk telapak kaki sedikit berubah posisi.

Sektor dapur pacu, identik dengan saudaranya, Yamaha Xeon 125 performa matic yang akan dipakai tim Yamaha Indonesia sebagai paddock bike ini cukup mumpuni. Namun saat kami menjajal di trek lurus untuk memerah tenaganya terasa kurang memuaskan. Menggunakan Race Logic Performance Box untuk merekam top speed, mentok di 97 Km/jam. Namun untuk tarikan bawah, skuter matik yang menggunakan radiator ini cukup memumpuni. 

Dengan setang mirip X-Ride yang model semi trail, cukup asik untuk bermanuver di kepadatan dalam kota Jakarta. Bertemu tikungan berkecepatan tinggi, Aerox juga cukup asyik menari walau ada sedikit rasa khawatir karena ban standarnya terasa kurang lebar. Sayangnya, suspensi motor berbobot 102 Kg itu terasa cukup alot kala OtoRider menemui permukaan jalan tak rata. (otorider.com

 

Data Tes dan Spesifikasi Aerox 125 LC (2016)

Untuk melihat data tes kami terhadap mobil ini, silakan pilih varian yang diinginkan:

SpesifikasiHarga
  • Mesin : 4-Tak, 125.00 cc
  • Transmisi : otomatis (CVT)
  • Sistem Bahan bakar : injeksi
  • 0-100 km/jam : 21.8 detik
Rp 18.200.000 Lihat Hasil Tes

Mirip Pencarian Anda

Medley S 150 ABS

Medley S 150 ABS

Piaggio Medley S 150 ABS menjawab kebutuhan skuter matik premium perkotaan di Indonesia. Hadir pada semester awal 2016, skuter bermesin i-get 155,1 cc...

Django

Django

Lahir di Avenue de la Grande Armee, Paris, Prancis, Peugeot Django hadir di Indonesia Pada Agustus tahun 2014 lalu. Tampilannya yang unik dan seksi, m...

New Fino 125 Blue Core

New Fino 125 Blue Core

Yamaha akhirnya menyegarkan skuter matik bergaya retro andalannya, Fino. Perubahan terbesar ada pada sektor mesin yang kini kapasitasnya tak lagi 115 ...

TVS Dazz 110 DFI

TVS Dazz 110 DFI

TVS Dazz 110 DFi merupakan skutik kompak yang hadir menjadi penyempurna versi sebelumnya yang masih pakai karburator. Dengan harga yang tergolong mura...

Vario 150 eSP Exclusive

Vario 150 eSP Exclusive

Honda Vario 150 eSP hadir dengan dua varian Exclusive dan Sporty yang menjanjikan performa besar dan bertabur fitur. Nah, yang kami ulas kali ini adal...

Yamaha N Max ABS

Yamaha N Max ABS

Skuter matik berkapasitas mesin yang cukup besar memang masih jarang populasinya. Yamaha akhirnya menelurkan skutik gambot bermesin 150 cc, N Max seol...