Foto Review Motor  KTM RC 200

Test Drive RC 200 (2015)

 
Kelebihan
Desain futuristik dan unik, Performa dan handling mantap, Kaya akan fitur
Kekurangan
Harga kurang kompetitif, Minim akomodasi, Belum ABS
Kondisi Pengetesan
Waktu : 11-Jun-2015 02:10
Permukaan Jalan : Aspal
Cuaca : Cerah
Beban Penumpang : 60 Kg
Bahan Bakar : 95 %
Tekanan Ban Depan: psi
Tekanan Ban Belakang: psi
Suhu udara : 25 °C

Bermain sendiri di kelas full fairing 200 cc tidak membuat gentar  PT. Moto KTM Indonesia (MKI) untuk menghadirkan KTM RC 200 ke pasar tanah air. Meskipun terkesan tanggung dan berbeda dari motor sport fairing yang ada di Indonesia, jangan sekali-kali Anda meremehkan motor sport asal Austria ini. Perbedaan tersebut justru menjadi senjata ampuh RC 200 bertarung di pasaran.

Jika terbiasa melihat motor sport fairing yang wara-wiri di jalan, mungkin Anda akan merasa asing melihat sosok RC 200. Padahal desain RC 200 cukup futuristik dengan konsep yang fresh dan unik.

Nuansa racing sangat kental dengan fairing depan yang meruncing, melindungi mesin dan suspensi upside down di depan, sehingga memberikan efek aerodinamika yang baik. Rangka tubular yang kekar dan menonjol dipertahankan seperti motor-motor keluaran KTM selama ini.

Tampang  RC 200 terkesan nyeleneh dengan dua projector head lamp yang menjorok ke dalam berpadu dengan fairing yang terlihat lebih lancip layaknya paruh seekor burung. Namun saat diamati lebih teliti, desain tersebut tidaklah buruk. Ternyata paruh RC200 tersebut berisi LED Day-time Running Lights.

Aplikasi LED pun turut diaplikasikan pada lampu belakang. Melirik ke buritan, mungkin Anda beranggapan tidak ada jok untuk pembonceng di sana. Tapi tampaknya KTM sengaja membuat jok belakang sedemikian rupa sehingga terlihat menyatu dengan bagian belakang.

Jadi, seakan-akan KTM RC 200 merupakan motor untuk orang egois alias single seater. Padahal kalau dipegang buritan ini empuk. Ya, memang itulah jok buat pembonceng. Tidak hanya itu, Anda pasti akan sedikit kesulitan ketika mencari knalpotnya. Coba cek di bawah fairing. Nah, ada kan?

MESIN POWERFULL

KTM RC200 dibekali mesin satu silinder berkapasitas 199,5 cc dan kombinasikan dengan bobot yang hanya 137,5 kg. RC200 diklaim mampu menyemburkan power maksimum hingga 25 dk pada putaran 10.000 rpm serta torsi hingga 18,2 Nm pada putaran 8.000 rpm.

Saat memelintir gas sedikit, akselerasi lumayan terasa menghentak. Tapi itu masih terasa cukup lembut buat berakselerasi di jalan-jalan perkotaan. Namun sangat berbeda jika menemui jalanan yang sepi. Putaran atasnya terasa sangat bertenaga. Dan saat dicoba melahap trek lurus, RC200 mampu berakselerasi 0-100 km dalam waktu 9,8 detik.
Bicara soal handling, begitu diajak melahap tikungan. Bobot motor yang ringan memudahkannya untuk bermanuver. Selain karena bobot ringan, wheelbase motor ini juga terbilang pendek. Jarak sumbu roda hanya 1,340 mm dan mempunyai ground clearance yang cukup tinggi sekitar 178,5 mm.

Secara teori, makin pendek jarak sumbu roda (wheelbase), maka kian lincah motor itu untuk bermanuver. Otomatis pada saat kita terjebak kemacetan, jadi lebih enak buat menyusup, karena radius putarnya lebih kecil.

Ditambah dukungan suspensi depan upside-down keluaran WP berdiameter 43 mm, terasa cukup untuk meredam kontur jalan yang bumpy. Tidak hanya itu, berkat ban yang lebih lebar berukuran 110/70-17 dan belakang berukuran 150/60-17, membuat  handling lebih mantap.. Hanya sayangnya, pengereman motor ini belum dilengkapi fitur ABS.

Tak disangka, meski punya performa layaknya motor balap, KTM RC 200 ini punya konsumsi bahan bakar yang irit. Pengukuran dilakukan di dalam kota dengan metode econo riding. Pelintiran grip gas dijaga tanpa hentakan mendadak dengan bukaan sekitar 25%.

Putaran mesin pun dijaga tidak lebih dari 5.000 rpm, mengingat torsi dan tenaga bawahnya cukup buat berkendara harian. Meski macet-macet dan tak mengembangkan kecepatan lebih dari 60 km/jam, konsumsi bahan bakar tak lebih dari 38 km/liter.

Pada bagian panel instrumen, informasi yang ditampilkan di layar speedometer cukup memanjakan pengendara. Area speedometernya terlihat simpel namun futuristik serta memiliki fitur yang lengkap bahkan bisa dibilang paling lengkap. Mulai fitur standar seperti odometer, tripmeter 1 dan 2, RPM, speedometer, gear indicator, dan shift light.

Ada juga fitur MID (Multi Information Display) yang jarang ada pada motor lainya, yaitu fitur yang mampu memberitahu jadwal service maupun ganti oli, konsumsi bbm real time dan average, lalu sisa jarak tempuh. Ada pula pesan 'Side Stand Down' di tengah-tengah layar speedometer digitalnya saat standar belum dinaikan.

Sektor kemudi pun terlihat mewah. Karena dilengkapi dengan lampu panel indikator setiap tombol saklar mulai dari engine cut, starter, klakson dan lainnya memiliki lampu didalamnya yang selalu menyala. Jadi jika berkendara saat malam hari akan terlihat unik.

IMPRESI BERKENDARA

Saat naik di atas jok KTM RC200, ketinggian jok memang cukup rendah. Memudahkan bagi mereka yang memiliki tinggi badan 165-170cm. Lalu ketika kunci kontak diputar ke ON dan melihat panel indikator. Kita seperti langsung disambut oleh RC200 yang mengucapkan kata pembuka "Ready To Race".

Begitu distart, suara mesin yang dikeluarkan dari knalpot ternyata sangat halus dan bersahabat. Riding position RC200 terasa cukup membungkuk namun tidak membuat pengendaranya cepat pegal. Ini dikarenakan posisi setang yang tidak under yoke tapi tetap terlihat racy. Sudut setang terasa lebih panjang keluar.

Ketika mencoba menarik tuas kopling dan memasukan gigi terasa empuk. Tuas koplingnya terasa enteng dan tidak membuat jari pegal saat bertahan dalam kemacetan. Berkendara pun menjadi lebih menyenangkan. Sayangnya hawa panas yang berasal mesin RC200 cepat terasa dan cukup menyiksa bagian paha dan kaki.

Seperti kebanyakan motor sport lain yang lebih mengutamakan performa ketimbang kenyamanan. Kenyamanan dan akomodasi RC200 juga terbilang kurang. Meski jok terasa sedikit empuk, jika berkendara cukup lama akan bokong akan terasa pegal. Tapi memang itulah karakter sebuah motor sport.

Cukup berbeda dengan jok untuk pembonceng. Meski terbalut bahan semacam karet ,jok terasa lebih empuk. Sayangnya, belum ada boncenger yang bisa diajak riding, hehe..

KESIMPULAN

Bermesin 200 cc dan dibanderol di kisaran harga Rp 50 jutaan. Mungkin RC 200 akan terasa lebih mahal dibandingkan motor sport fairing 250 cc yang ada di Indonesia. Akan tetapi, motor ini menawarkan kesenangan! Sasis rigid, riding position sporty cocok bagi Anda yang doyang bermain di track. Ditambah suspensi depan upside down yang tidak dimiliki motor dengan harga yang sama. Desain dan fitur-fitur yang ditawarkan pun bisa dibilang ekslusif.

Sepertinya RC 200 tidak ada lawan sekelasnya tuh. Sudah jelas karena RC 200 bermain sendiri di kelas sport fairing 200 cc. Jika dirivalkan dengan sport fairing 150 cc macam Yamaha R15 dan CBR 150 jelas bukan lawannya. Namun akan sulit ketika berhadapan dengan CBR 250 ataupun Ninja 250 dan Yamaha R25.

Hanya, perlu diingat bahwa KTM membuat motor ini sangat dekat dengan spesifikasi balap. Diklaim performa motor ini bisa mengekstrak sudah 95% kemampuannya. Penggunaan dan perawatannya pun perlu pengertian dan perhatian khusus, So, buat Anda yang antimainstream motor ini bisa jadi pilihan. (otorider.com)

Data Tes dan Spesifikasi RC 200 (2015)

Untuk melihat data tes kami terhadap mobil ini, silakan pilih varian yang diinginkan:

SpesifikasiHarga
  • Mesin : 4-Tak, 199.50 cc
  • Transmisi : manual 6 speed
  • Sistem Bahan bakar : injeksi
  • 0-100 km/jam : 9.8 detik
Rp 59.000.000 Lihat Hasil Tes

Foto

Foto KTM RC 200
Foto KTM RC 200
Foto KTM RC 200
Foto KTM RC 200
Foto KTM RC 200
Foto KTM RC 200
Foto KTM RC 200
Foto KTM RC 200

Mirip Pencarian Anda

 All New Honda CB150R StreetFire

All New Honda CB150R StreetFire

All New Honda CB150R StreetFire menjadi generasi baru estafet Honda CB150 yang cukup laris manis di pasaran. Dengan model baru, motor yang menjadi law...

Kawasaki Ninja 250FI ABS

Kawasaki Ninja 250FI ABS

Kawasaki Ninja 250FI ABS spesial edition ini hadir pada awal 2015 lalu sebagi pelengkap varian yang sudah ada sebelumnya. Sportbike ini hadir sebagai ...

New Honda Sonic 150R

New Honda Sonic 150R

Menghadirkan New Honda Sonic 150R awal Agustus 2015 lalu bersama New CB150R, nampaknya PT Astra Honda Motor (AHM) serius bermain dikelas light sport. ...