Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Pakai Fast Charger Setiap Hari, Apakah Merusak Baterai Motor Listrik?

Dipublikasikan : Rabu, 21 Januari 2026 13:38

Pakai fast charger motor listrik tiap hari tidak dilarang, tapi ada konsekuensi pada usia baterai. Simak penjelasan resmi Polytron.

Baterai motor listrik Polytron (Foto : Otorider/Gemilang Isromi N.)
Baterai motor listrik Polytron (Foto : Otorider/Gemilang Isromi N.)

OTORIDER - Penggunaan fast charger pada motor listrik kerap menjadi perbincangan di kalangan konsumen. Di satu sisi, pengisian daya cepat sangat membantu mobilitas, terutama untuk perjalanan jarak jauh dan aktivitas touring. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran: apakah menggunakan fast charging setiap hari dapat merusak atau memperpendek usia baterai motor listrik?

Menjawab kebutuhan tersebut, Polytron menghadirkan Polytron Adjustable Portable Fast Charging 25A, sebuah solusi pengisian daya resmi yang dirancang aman dan teruji untuk pengguna motor listrik Polytron. Produk ini menjadi bukti bahwa motor listrik kini tidak lagi terbatas untuk penggunaan dalam kota, tetapi juga siap digunakan untuk perjalanan lintas daerah.

Fast Charging Aman, Tapi Ada Konsekuensinya

Head of Group Product Electric Vehicle 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menjelaskan bahwa penggunaan fast charger pada dasarnya aman untuk baterai motor listrik, selama dilakukan sesuai sistem dan spesifikasi yang disediakan pabrikan. “Gak apa-apa. Cuman kan yang namanya baterai, semakin banyak yang disodorkan, semakin banyak arus yang dimasukkan ke baterai, itu pasti umurnya akan semakin pendek,” ujar Ilman saat ditemui di Jakarta, Selasa (20/1).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa fast charging tidak langsung merusak baterai, namun frekuensi dan besarnya arus listrik yang masuk berpengaruh terhadap usia pakai baterai dalam jangka panjang. Prinsip ini serupa dengan baterai pada smartphone atau perangkat elektronik lainnya.

Fast charging portable Polytron (Foto : Otorider/Gemilang Isromi Nuar)

Sistem Pengisian Bertingkat untuk Menjaga Umur Baterai

Keunggulan Polytron Adjustable Portable Fast Charging 25A terletak pada sistem pengisian daya yang fleksibel dan bertingkat. Polytron menyediakan beberapa pilihan arus listrik agar pengguna dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi penggunaan harian. “Sistemnya gimana? tingall Colok listrik aja, biasa kayak baterai HP aja. Cuman itu nanti ada 3 ukuran,” jelas Ilman.

Salah satu mode pengisian yang direkomendasikan untuk penggunaan harian adalah arus 7 ampere, yang merupakan pilihan paling kecil dan paling ramah untuk baterai. “Jadi ada 7 ampere, ini yang paling kecil. Itu kalau misalnya dari 10 persen ya sekitar 1 jam. Jadi kalau gak buru-buru, ya semaleman ya 7 ampere. Itu aja,” lanjutnya.

Dengan kata lain, slow charging atau low ampere charging sangat dianjurkan jika pengguna tidak memiliki kebutuhan mendesak. Metode ini membantu menjaga kesehatan sel baterai dan memperpanjang usia pakainya.

Kesimpulan: Aman, Asal Digunakan dengan Bijak

Berdasarkan penjelasan Polytron, penggunaan fast charger setiap hari tidak dilarang, namun memiliki konsekuensi terhadap umur baterai jika dilakukan terus-menerus dengan arus besar. Untuk penggunaan harian, pengisian daya dengan arus kecil seperti 7 ampere lebih disarankan, sementara fast charging sebaiknya digunakan saat benar-benar dibutuhkan. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Beli Honda New Vario 125 Dapat Gembok Merah Anti Maling, Bikin Pencuri Motor Kesulitan

#2

Biaya Perpanjangan SIM C Tahun 2026, Segini Total yang Harus Dibayar

#3

Benarkah Opsen Pajak Naikkan Harga Motor? Ini Penjelasan Main Dealer Honda

#4

Ini Motor Honda yang Paling Banyak Dibeli Warga Jakarta dan Tangerang

#5

Fakta Mengejutkan: Satu Keluarga di Jakarta Bisa Punya Dua hingga Tiga Motor

Terbaru

Berita| 18 menit yang lalu

Suzuki Patenkan Sistem VVT untuk Mesin Motor Kecil

Disinyalir akan diaplikasikan pada Suzuki V-Strom 250 dan GSX-250R, meski juga akan diterapkan pada model motor lainnya.

Berita| 3 jam yang lalu

Rayakan 25 Tahun MAXI, Yamaha Luncurkan NMAX dan XMAX Special Livery Harganya Mulai Rp 34 Jutaan

Model yang mendapatkan sentuhan khusus tersebut meliputi Yamaha NMAX dan XMAX, hingga TMAX. Ketiganya tampil dengan grafis eksklusif.

Berita| 3 jam yang lalu

Yamaha TMAX Kembali Dijual di Indonesia, Jadi Line-up Tertinggi MAXI Yamaha

Motor ini menempati posisi sebagai line-up tertinggi dalam keluarga MAXI Yamaha di Indonesia, dengan mengusung konsep Exciting Sport Performance.

Motor Listrik| 5 jam yang lalu

Fast Charging Portabel Polytron untuk FOX Electric Bisa Dibeli, Tak Perlu Tunggu Lama

Fast charger portabel Polytron FOX Electric sudah dijual. Pengiriman diperkirakan 2 minggu setelah pemesanan.

Sport| 5 jam yang lalu

Aprilia RS-GP26 Rombak Desain Motor di MotoGP 2026

Lebih lanjut, Aprilia RS-GP26 menjadi representasi terbaru dari proyek MotoGP Aprilia Racing yang terus berkembang. Seperti apa ubahannya?

Beranda Trending Motor Listrik