19 Tahun di Indonesia, TVS Catat Produksi Satu Juta Unit
2026 menjadi momen bersejarah bagi TVS Motor Company. Hadir pertama kali sejak 19 tahun lalu di tanah air, TVS mencatatkan produksi total satu juta unit motor.

OTORIDER - 2026 menjadi momen bersejarah bagi TVS Motor Company di pasar roda dua Indonesia. Hadir pertama kali sejak 19 tahun lalu di tanah air, TVS mencatatkan produksi total satu juta unit motor. Pencapaian tersebut diklaim bukan hanya sebuah bentuk kesuksesan, tetapi cerminan komitmen konsistensi dalam menyediakan solusi mobilitas berkualitas tinggi.
Momen perayaan pencapaian produksi satu juta unit TVS Motor Company Indonesia ini pun turut dihadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya adalah Setia Diarta, Dirjen ILMATE Kemenperin RI; Mahardi Tunggul Wicaksono, Direktur Industri dan Alat Transportasi dan Elektronika Ditjen ILMATE Kemenperin RI; Malvika Priyadarshini, Counsellor Kedutaan Besar India untuk Indonesia; Rajesh Ramani, Direktur PT TVS Motor Company Indonesia; Rosmalia Dewi, Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang; Hari Budianto, Sekjen AISI; Grace Octalian, Direktur Kawasan Industri Suryacipta, serta stakeholder di wilayah Karawang.

"Di tempat ini, pada 2005, fasilitas manufaktur terintegrasi kami diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono. Pada Juli 2007, kami memulai produksi komersial dengan tujuan utama menjadikan fasilitas ini sebagai basis manufaktur dan pusat ekspor progresif untuk kawasan ASEAN serta negara-negara lain di luar India," ujar Rajesh Ramani di Karawang pada Rabu (18/2).
Rajesh menambahkan, total investasi ini telah mencapai USD 250 juta selama 18 tahun terakhir. Menurutnya, TVS hadir untuk komitmen jangka panjang dengan menawarkan produk-produk unggul serta berkualitas. Kini, kabarnya TVS telah mempekerjakan lebih dari 700 karyawan secara langsung dan sekitar 5.000 keluarga turut berdampak secara tidak langsung melalui para pemasok, distributor, kontraktor, dan mitra lainnya.

"Kami juga didukung oleh sekitar 49 dealer yang tersebar di berbagai daerah. Jaringan yang luas ini memastikan pelanggan memiliki akses yang lebih mudah ke produk TVS dan layanan purna jual yang andal, yang menjadi pilar penting dalam membangun kepercayaan jangka panjang di industri otomotif," ucap Rajesh.
Dalam keterangan resminya, sebagian besar dari satu juta kendaraan yang diproduksi TVS di Indonesia, baik roda dua dan roda tiga telah diekspor ke pasar internasional utama di ASEAN, Asia Selatan, Timur Tengah, Amerika Selatan, dan Afrika. Momen bersejarah ini pun turut diapresiasi oleh Setia Diarta.

"Pertumbuhan roda dua cenderung stabil dibanding industri manufaktur yang terkontraksi, TVS sendiri ikut berkontribusi dalam pertumbuhan roda dua. Apalagi ada rencana mengoptimalkan dengan memasukan lini battery EV NMC yang sejalan dengan visi pemerintah," kata Setia. (*)
TVS RTR HyprStunt Bocor Lewat Paten, Naked Bike Bergaya Freestyle
Promo TVS di Ramadan Berkah 2026, Ada Diskon Hingga Rp 1,8 Juta
Plus-Minus Honda Genio 2026, Model dan Harga Jadi Pertimbangan 









