Bahlil Dorong Lagi Konversi Motor Bensin ke Listrik, Realistis?

Dipublikasikan : Minggu, 8 Maret 2026 12:44
Penulis : Ilham Pratama

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyebut program konversi sebenarnya sudah berjalan beberapa tahun terakhir dan terus ditingkatkan.

Bahlil Dorong Lagi Konversi Motor Bensin ke Listrik, Realistis?
Motor Konversi (Foto : Otorider/Ilham Pratama)
Otorider hadir di WhatsApp Channel Follow

OTORIDER - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memunculkan kekhawatiran baru terhadap pasokan energi dunia. 

Konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran membuat jalur pelayaran energi strategis di Selat Hormuz menjadi tidak stabil, bahkan sempat dilaporkan ditutup oleh pasukan Iran. Situasi ini membuat distribusi minyak dunia terganggu dan memicu kekhawatiran krisis energi global.

Bagi Indonesia yang masih bergantung pada impor minyak, kondisi tersebut tentu menjadi alarm serius. Pemerintah bahkan langsung mengalihkan sebagian impor minyak mentah dari Timur Tengah ke Amerika Serikat untuk menjaga pasokan energi nasional tetap aman.

Di tengah ancaman krisis bahan bakar tersebut, pemerintah kembali menggenjot program konversi sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik.

Target Konversi Makin Agresif

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyebut program konversi sebenarnya sudah berjalan beberapa tahun terakhir. Dirinya menyebutkan sekitar 200 ribu unit motor dikonversi setiap tahun.

Namun ke depan, target tersebut berpotensi melonjak drastis. Pemerintah bahkan menyiapkan skenario konversi hingga jutaan unit motor per tahun, seiring perkembangan teknologi yang membuat biaya konversi semakin murah.

Motor
Motor Konversi (Foto : Kemenkop UKM)

“Sekarang teknologinya sudah mulai ada dan lebih murah. Jadi mungkin bisa sekitar 4 sampai 6 juta unit per tahun,” ujar Bahlil dalam keterangan resminya.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi transisi energi sekaligus upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap BBM impor.

Realisasi Masih Jauh dari Harapan

Meski terdengar ambisius, realisasi program konversi sejauh ini masih jauh dari target. Data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukkan bantuan insentif konversi pada 2024 hanya tersalurkan sebanyak 1.111 unit.

Jumlah ini memang meningkat dibanding realisasi pada 2023 yang hanya mencapai 145 unit, namun masih sangat kecil jika dibandingkan target ratusan ribu unit per tahun.

Motor
Motor Konversi (Foto : ESDM)

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, sebelumnya mengakui bahwa minat masyarakat terhadap program konversi masih rendah.

Biaya dan Keraguan Konsumen

Salah satu kendala terbesar adalah biaya konversi yang dianggap masih mahal. Walaupun pemerintah telah memberikan insentif, total biaya yang harus dikeluarkan konsumen sering kali tetap dinilai tidak sebanding dengan nilai motor lama yang dimiliki.

Selain itu, banyak pengguna motor juga masih meragukan aspek kepraktisan motor hasil konversi, mulai dari daya tahan baterai hingga kemudahan pengisian daya.

Biaya
null (Foto : Ruslan)

Padahal secara prosedur, proses konversi sebenarnya cukup sederhana. Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi EBTKE, kemudian motor akan menjalani pengecekan kondisi di bengkel yang telah tersertifikasi sebelum proses konversi dilakukan.

Program Lama, Tantangan Lama

Upaya konversi motor bensin ke listrik sebenarnya bukan program baru. Pemerintah sudah mendorongnya sejak beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari agenda elektrifikasi kendaraan.

Namun tanpa skema insentif yang lebih menarik serta biaya konversi yang benar-benar terjangkau, program ini berisiko kembali berjalan di tempat. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telegram Channel
Google News
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Bagikan  

Video

Tetap Terhubung Bersama Kami
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
[email protected] (Redaksi)
[email protected] (Marketing)
OTORIDER.com Member of : Logo Bintang Langit Multimedia
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.