Beli Harley-Davidson di Luar Dealer Resmi, Masih Bisa Servis? Ini Jawabannya
JLM Auto Indonesia memastikan servis Harley-Davidson tetap tersedia untuk unit non-resmi. Simak perbedaan layanan, garansi, dan keuntungan beli dari jalur resmi.

OTORIDER - Kabar baik bagi pemilik motor besar, khususnya pengguna Harley-Davidson di Indonesia. Meski unit yang dimiliki bukan berasal dari distributor resmi, layanan servis ternyata tetap bisa dilakukan di jaringan resmi.
Hal ini disampaikan langsung oleh Irvino Edwardly, Director of Sales and Marketing JLM Auto Indonesia. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak membatasi layanan hanya bagi konsumen yang membeli motor melalui jaringan resmi mereka.
“Untuk konsumen-konsumen yang bukan pembelian dari JLM? Oh iya, tentunya. Jadi kita membuka semuanya, baik yang bukan dari kita, maupun yang bukan dari kita yang dari lama sekalipun,” ujar Irvino saat ditemui Otorider.
Servis Tetap Dibuka, Tapi Ada Perbedaan Fasilitas
Dengan pernyataan tersebut, pemilik Harley-Davidson dari jalur impor umum (IU) atau pembelian di luar jaringan resmi tetap dapat melakukan perawatan dan perbaikan di bengkel resmi JLM. Pasalnya, selama ini masih banyak anggapan bahwa motor non-resmi akan mengalami kendala saat ingin melakukan servis di bengkel resmi.
Namun demikian, ada perbedaan penting yang perlu diperhatikan, terutama terkait fasilitas purna jual.
Irvino menjelaskan bahwa konsumen yang membeli unit melalui JLM akan mendapatkan berbagai keuntungan tambahan, termasuk garansi resmi dan layanan servis gratis.
“Warranty tentunya, kalau membeli motor dari kita, dilayani dengan pelayanan purna jual. Warranty selama 2 tahun. Walaupun free service, tentunya itu juga kelebihan,” jelasnya.
Unit Non-Resmi Tetap Bisa Servis, Tapi Tanpa Garansi
Di sisi lain, pemilik motor yang tidak membeli melalui jalur resmi tetap dapat melakukan servis, namun tanpa fasilitas tambahan seperti garansi maupun servis gratis.
Hal ini berarti seluruh biaya perawatan dan potensi risiko kerusakan harus ditanggung oleh pemilik kendaraan.
“Di luar itu ya risiko yang dimiliki oleh masing-masing,” tambah Irvino.
Dengan kebijakan terbuka dari JLM Auto, seluruh pemilik Harley-Davidson kini tetap bisa mengakses layanan teknis seperti perawatan berkala, perbaikan mesin, hingga pengecekan komponen penting di jaringan bengkel resmi.
Langkah ini juga dinilai sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas dan keselamatan berkendara para pengguna motor besar, tanpa memandang asal-usul unit kendaraan. (*)
Andrea Iannone Resmi Masuk Tim Balap Asal Indonesia, Niti Racing
FOTO: Harley-Davidson Road Glide Limited 2026, Moge Touring Rp 1,2 Miliar
Beli Harley-Davidson di Luar Dealer Resmi, Masih Bisa Servis? Ini Jawabannya 









