Dua Merek Helm Lokal Tembus Standar FIM 2, Siap Dipakai di MotoGP dan WorldSBK
Produk tersebut adalah NHK Neo GP dari NHK Helmet serta KYT KX-1 Race GP EVO dari KYT, yang kini resmi masuk daftar homologasi FIM 2.

OTORIDER - Dua merek helm asal Indonesia mencatat pencapaian penting di level balap dunia setelah model terbaru mereka lolos standar keselamatan tertinggi dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).
Produk tersebut adalah NHK Neo GP dari NHK Helmet serta KYT KX-1 Race GP EVO dari KYT, yang kini resmi masuk daftar homologasi FIM 2 (FRHPhe-02).
Standar FRHPhe-02 merupakan generasi kedua regulasi homologasi helm balap FIM yang digunakan di ajang elite seperti MotoGP dan Superbike World Championship.
Regulasi ini menggantikan standar sebelumnya (FRHPhe-01) dengan metode pengujian lebih ketat, termasuk tes benturan terpisah untuk tiap ukuran helm.
NHK sebelumnya sudah lebih dulu lolos standar FIM generasi pertama lewat GP-R Tech Race. Kini, melalui Neo GP, pabrikan tersebut melangkah lebih jauh karena model itu sudah mengantongi homologasi FIM 2 bahkan sebelum peluncuran resminya ke publik.

Informasi dari situs resmi program homologasi menunjukkan Neo GP telah masuk daftar helm yang disetujui, meski saat ini baru diperkenalkan lewat teaser.
Di sisi lain, KYT juga memastikan model KX-1 Race GP EVO dinyatakan legal digunakan di lintasan internasional.
Bersama helm saudara satu grupnya dari SUOMY, produk tersebut dinyatakan memenuhi standar terbaru setelah pembaruan struktur internal EPS dan komposisi shell demi memenuhi syarat keamanan yang lebih ketat.
Menariknya, untuk tahap awal homologasi, KX-1 Race GP EVO baru terdaftar dalam dua ukuran, yakni S dan M.
Hal ini karena regulasi terbaru mewajibkan setiap ukuran helm diuji secara terpisah dengan sensor dan titik benturan berbeda, sehingga proses riset, waktu, dan biaya menjadi lebih besar. (*)










