Ducati Panigale Superleggera V4 Centenario Meluncur, Superbike Berteknologi MotoGP
Superleggera V4 Centenario dibangun dari basis superbike generasi ketujuh Ducati, namun dengan pendekatan yang jauh lebih radikal.

OTORIDER - Ducati merayakan satu abad eksistensinya dengan menghadirkan motor jalan raya paling ekstrem yang pernah mereka kembangkan, yakni Panigale Superleggera V4 Centenario.
Model ini hadir sebagai edisi terbatas yang diproduksi hanya 500 unit bernomor, ditambah 100 unit versi khusus Tricolore.
Superleggera V4 Centenario dibangun dari basis superbike generasi ketujuh Ducati, namun dengan pendekatan yang jauh lebih radikal.

Motor ini mengusung rangka penuh serat karbon, sistem pengereman karbon keramik pertama untuk motor legal jalan raya, serta suspensi depan Öhlins dengan tabung serat karbon.
Ducati menyebutnya sebagai puncak teknologi yang selama ini mereka kembangkan di lintasan balap dan kini dibawa ke jalan raya.
Tenaga Besar, Bobot Super Ringan
Salah satu sorotan utama motor ini adalah mesin baru Desmosedici Stradale R 1100 berkapasitas 1.103 cc.
Mesin tersebut sanggup menghasilkan tenaga 228 hp dalam konfigurasi standar jalan raya, dan meningkat menjadi 247 hp saat menggunakan knalpot balap Akrapovič beserta paket racing bawaan.
Tak hanya bertenaga, Ducati juga fokus menekan bobot secara ekstrem. Dalam kondisi basah tanpa bahan bakar, motor ini memiliki bobot 173 kg.

Jika dipasangi racing kit, bobotnya turun lagi menjadi 167 kg. Angka ini dimungkinkan berkat penggunaan serat karbon hampir di seluruh bagian utama, termasuk frame, swingarm, subframe, hingga roda.
Ducati juga menyematkan berbagai komponen ringan seperti baut titanium, sproket Ergal, dan rantai DID ERV7 yang biasa digunakan tim Superbike pabrikan.
Rem dan Suspensi Berteknologi MotoGP
Superleggera V4 Centenario menjadi motor produksi pertama di dunia yang menggunakan cakram rem karbon-keramik untuk penggunaan jalan raya.
Cakram Brembo ini diklaim lebih ringan 450 gram per cakram dibanding rem baja, sekaligus memiliki momen inersia 40 persen lebih rendah untuk meningkatkan kelincahan saat masuk tikungan.

Sistem pengereman tersebut dipadukan dengan kaliper Brembo GP4-HY monoblock terbaru.
Sementara sektor kaki-kaki dibekali garpu depan Öhlins NPX 25/30 Carbon dan shock belakang Öhlins TTX36 GP LW, yang dirancang untuk memberikan karakter suspensi ala MotoGP.
Eksklusif untuk Kolektor dan Pengalaman MotoGP
Tak hanya soal spesifikasi, Ducati juga menonjolkan sisi eksklusivitas. Setiap unit dikirim dalam peti kayu khusus lengkap dengan sertifikat keaslian, paddock stand, cover motor, serta paket balap untuk penggunaan sirkuit.

Menariknya, 26 pemilik terpilih juga akan mendapat akses ke MotoGP Experience, yakni kesempatan menjajal Superleggera di sirkuit bersama instruktur Ducati, lalu menunggangi DesmosediciGP26.
Sebagai penutup, Ducati juga menawarkan apparel eksklusif seperti helm, jaket kulit, dan wearpack dengan livery GP26 Rosso Centenario yang selaras dengan motor ini.
Bagi kolektor, Superleggera V4 Centenario jelas bukan sekadar superbike, melainkan simbol teknologi dan sejarah Ducati dalam satu paket ekstrem. (*)
Tak Ingin Ke Sirkuit Tanpa Balapan, Alex Rins Tak Mau Jadi Rider Cadangan
Apakah Akan Ada Rider Cadangan di MotoGP, Seperti Formula 1?
Ini Motor yang Dipakai Pembalap Indonesia di ARRC 2026, Dari Underbone Sampai Superbike 









