Helm NHK Neo GP Sudah Dipajang di Jakarta Fair 2026, Siap Jadi Produk Flagship
Dirinya menjelaskan, pengembangan Neo GP dilakukan langsung melalui balapan. Tim teknis NHK rutin hadir di berbagai seri kejuaraan di Eropa untuk menerima masukan dari para pembalap.

OTORIDER – NHK Indonesia mulai memperkenalkan helm balap terbarunya, Neo GP, kepada publik dengan memajangnya di Jakarta Fair 2026. Meski sudah bisa dilihat langsung oleh pengunjung, helm tersebut belum dipasarkan karena masih menjalani tahap penyempurnaan sebelum resmi diluncurkan di Indonesia sekitar Oktober hingga November 2026.
Direktur Marketing NHK Indonesia, Johannes Cokrodiharjo, mengatakan Neo GP masih berada dalam proses fine-tuning yang dilakukan secara intensif melalui pengujian di berbagai ajang balap internasional.
Menurut Johannes, proses pengembangan helm balap tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Berbagai aspek aerodinamika terus dievaluasi, termasuk desain spoiler yang telah mengalami beberapa kali revisi demi mendapatkan karakter paling stabil saat melaju dalam kecepatan tinggi.
"Sudut spoiler saja sudah diubah sampai enam kali. Ada yang dinaikkan dua derajat, diturunkan satu derajat, diperlebar sedikit, sampai akhirnya menemukan bentuk yang paling pas. Tujuannya agar helm lebih stabil di kecepatan tinggi," ujar Johannes kepada Otorider di Jakarta Fair 2026.
Dirinya menjelaskan, pengembangan Neo GP dilakukan langsung melalui balapan. Tim teknis NHK rutin hadir di berbagai seri kejuaraan di Eropa untuk menerima masukan dari para pembalap yang menguji helm tersebut pada kecepatan lebih dari 300 km/jam.

"Justru dipakai balapan itu menjadi momen fine-tuning. Setelah pembalap selesai, kami evaluasi lagi apa yang masih kurang lalu diperbaiki. Proses ini terus berulang sampai hasilnya benar-benar sesuai," katanya.
Saat ini NHK juga tengah menguji ketahanan Neo GP pada kondisi cuaca ekstrem di Eropa, termasuk temperatur yang mencapai sekitar 38 derajat Celcius. Pengujian tersebut dilakukan agar helm tetap optimal digunakan di berbagai kondisi, mulai dari cuaca panas, hujan hingga iklim tropis seperti Indonesia.
Karena masih berupa prototipe pengembangan, unit Neo GP yang dipamerkan di Jakarta Fair hanya dapat dilihat tanpa boleh disentuh oleh pengunjung.
"Masih dipajang saja, belum kami izinkan orang memegangnya karena ini benar-benar produk flagship kami," ujar Johannes.
Meski belum resmi diluncurkan, Neo GP sebenarnya sudah digunakan sejumlah pembalap internasional di berbagai kejuaraan dunia. Di antaranya Oscar Gutierrez pada ajang Baggers World Cup dan Endurance World Championship (EWC), Daniel Munoz di Moto2, Adrian Cruces di Moto3, serta Bo Bendsneyder di EWC.
Kehadiran para pembalap tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan Neo GP sebelum akhirnya dipasarkan secara luas di Indonesia pada penghujung tahun ini. (*)











