Jangan Salah Pilih, Ini Tips Memilih Jaket Motor untuk Cuaca Panas
Tips memilih jaket motor untuk cuaca panas. Perhatikan air flow system dan pilih jaket riding berbahan mesh agar sirkulasi udara lebih baik.

OTORIDER - Berkendara sepeda motor di tengah cuaca panas tentu membutuhkan perlengkapan yang tepat. Salah satunya adalah jaket motor. Selain berfungsi melindungi tubuh dari angin, debu, dan risiko cedera saat berkendara, pemilihan jaket yang sesuai juga penting agar pengendara tetap nyaman.
Pasalnya, menggunakan jaket motor saat cuaca panas terkadang justru membuat tubuh terasa gerah. Kondisi tersebut bukan semata-mata disebabkan oleh bahan jaket yang tebal, tetapi juga karena sirkulasi udara di dalam jaket tidak berjalan dengan baik.
Hal tersebut disampaikan Salman Akbar Kusuma, Marketing Manager Respiro, saat ditemui Otorider di ajang Indonesia Motorcycle Helmets Apparel Accessories Exhibition (IMHAX) 2026.
"Yang buat tubuh kita panas saat pakai jaket itu tidak ada udara atau tidak ada sirkulasi yang keluar (dari jaket)," ujar Salman.
Menurutnya, sirkulasi udara menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan ketika memilih jaket riding, khususnya bagi pengendara yang sering melintasi wilayah dengan temperatur tinggi.
Pilih Jaket Motor dengan Air Flow System
Salman mengatakan, pengendara yang sering menggunakan sepeda motor di kawasan panas sebaiknya memilih jaket yang memiliki sistem sirkulasi udara atau air flow system yang baik.
"Jadi, kalau motoran ke tempat yang panas disarankan pakai jaket yang punya air flow system yang bagus agar angin bisa masuk dan keluar dan tubuh kita," jelasnya.
Sistem tersebut memungkinkan udara dari luar masuk ke dalam jaket dan kemudian keluar kembali. Dengan begitu, panas yang dihasilkan tubuh tidak terlalu terperangkap di dalam jaket.
Sirkulasi udara yang baik juga dapat membantu mengurangi rasa gerah ketika pengendara harus melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor pada siang hari.
Karena itu, jangan hanya melihat desain, warna, atau ketebalan ketika memilih jaket motor. Perhatikan pula bagaimana konstruksi jaket tersebut dalam mengalirkan udara.

Jaket Riding Bahan Mesh Cocok untuk Cuaca Panas
Salah satu pilihan yang direkomendasikan untuk berkendara saat cuaca panas adalah jaket riding berbahan mesh.
Material mesh memiliki karakteristik berupa struktur berpori atau berlubang yang memungkinkan udara lebih mudah melewati permukaan jaket. Kondisi ini membuat sirkulasi udara ke tubuh menjadi lebih optimal dibandingkan jaket dengan material yang lebih rapat.
"Misalkan dari Bekasi ke Jakarta direkomendasikan mesh, bolong-bolong ada rongganya sehingga sirkulasi udaranya berfungsi jadi enggak panas," tutur Salman.
Bagi pengendara yang memiliki rutinitas perjalanan harian, penggunaan jaket mesh bisa menjadi salah satu pilihan. Terlebih jika rute yang dilalui memiliki kondisi lalu lintas padat dan membuat kecepatan kendaraan cenderung rendah.
Pada kondisi tersebut, aliran angin yang masuk ke jaket biasanya lebih sedikit sehingga jaket dengan ventilasi yang baik dapat membantu menjaga kenyamanan. (*)











