Jangan Tunggu Ban Gundul, Ini Waktu yang Tepat Mengganti Ban Motor
Ban motor bisa aus sebelum dua tahun tergantung pemakaian. Simak penjelasan pakar soal waktu yang tepat mengganti ban motor.

OTORIDER - Isu mengenai pengendara sepeda motor dengan ban gundul yang disebut akan dikenai denda Rp250 ribu atau pidana kurungan selama satu bulan sempat beredar di media sosial. Namun, Korlantas Polri memastikan informasi tersebut merupakan hoaks.
Di tengah munculnya isu tersebut, perhatian masyarakat kembali tertuju pada pentingnya mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti ban sepeda motor. Pasalnya, ban merupakan salah satu komponen penting yang berhubungan langsung dengan keselamatan berkendara.
Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk., Dodiyanto, mengatakan waktu penggantian ban motor sangat bergantung pada pola pemakaian sehari-hari. Menurutnya, tidak ada patokan mutlak yang berlaku sama untuk semua pengendara.
“Untuk pergantiannya sendiri tergantung pemakaian. Untuk ban depan sendiri, kita ambil contoh jika beli baru ban motor belakang, ganti ban depan motor bisa di satu tahun setengah,” ungkap Dodiyanto saat menjadi tamu dalam RAMO Podcast yang dapat disaksikan selengkapnya di YouTube Otorider.
Ban Belakang Motor Biasanya Lebih Cepat Aus
Dodiyanto menjelaskan, ban belakang motor umumnya mengalami keausan lebih cepat dibandingkan ban depan. Hal ini tidak terlepas dari beban kerja ban belakang yang lebih besar dalam menyalurkan tenaga mesin ke permukaan jalan.
Dalam penggunaan normal, ban belakang dapat mengalami keausan setelah sekitar dua tahun. Namun, usia pakai tersebut bisa lebih cepat atau lebih lama tergantung jarak tempuh, kondisi jalan, gaya berkendara, hingga beban yang dibawa. “Karena di ban belakang disitu ada manuver, sedangkan ban depan hanya untuk rem,” paparnya.
Sementara itu, ban depan dapat memiliki usia pakai yang berbeda. Sebagai gambaran, jika pengendara mengganti ban belakang dengan ban baru, ban depan bisa saja baru diganti sekitar satu setengah tahun kemudian.
Jangan Hanya Menunggu Ban Gundul
Meski usia penggunaan bisa menjadi salah satu acuan, pengendara sebaiknya tidak hanya menunggu ban sampai benar-benar gundul untuk melakukan penggantian. Kondisi fisik ban perlu diperiksa secara berkala, terutama pada bagian tapak dan dinding ban.
Ban yang sudah aus dapat mengurangi daya cengkeram terhadap permukaan jalan, terutama ketika kendaraan melaju di jalan basah. Kondisi tersebut tentu dapat meningkatkan risiko tergelincir dan membahayakan keselamatan pengendara.
Karena itu, pemeriksaan kondisi ban secara rutin menjadi hal penting. Pengendara juga perlu memperhatikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan serta segera mengganti ban apabila kondisinya sudah tidak layak digunakan.
Dengan demikian, waktu penggantian ban motor tidak bisa hanya ditentukan berdasarkan usia pemakaian. Pola berkendara, jarak tempuh, kondisi jalan, dan kondisi fisik ban menjadi faktor yang harus diperhatikan oleh setiap pemilik sepeda motor. (*)




_2025_kbjq.webp)






