Jelang Lebaran 2026, Permintaan Motor Bekas di Balai Lelang Meningkat
Menjelang Lebaran 2026, permintaan motor bekas di balai lelang meningkat seiring kebutuhan mudik, kendaraan keluarga, dan operasional usaha.

OTORIDER - Permintaan sepeda motor bekas di balai lelang mengalami peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri. Tren ini terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan roda dua sebagai sarana mobilitas utama, baik untuk aktivitas harian, hingga menunjang usaha kecil selama momentum Lebaran.
Salah satu balai lelang otomotif nasional, JBA Indonesia, mencatat lonjakan minat peserta lelang sejak memasuki pertengahan Ramadan. Marketing & Digital Sales Department Head JBA, Monika Erika Iswari mengungkapkan bahwa lonjakan aktivitas bidder menjadi sinyal positif bagi pasar kendaraan bekas nasional.
“Sejak awal tahun 2026, aktivitas peserta lelang (bidder) di JBA Indonesia menunjukkan tren yang semakin aktif dan meningkat menjelang periode Lebaran. Kondisi ini mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan, baik untuk keperluan mudik, kendaraan keluarga, maupun operasional usaha,” kata Monika saat dihubungi Otorider.
Permintaan Meningkat, Pilihan Kendaraan Kian Beragam
Menurut Monika, meningkatnya jumlah peserta lelang turut mendorong dinamika pasar yang lebih sehat. Beragam segmen kendaraan bekas—terutama sepeda motor matik dan kendaraan keluarga—menjadi incaran utama karena dinilai praktis, efisien, dan memiliki biaya kepemilikan yang terjangkau.
“Momentum ini juga menjadi peluang bagi pemilik kendaraan yang ingin menjual unitnya, karena jumlah calon pembeli yang mengikuti lelang sedang meningkat. Di sisi lain, JBA terus menyediakan beragam pilihan kendaraan bekas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin membeli,” papar Monika.
Peluang bagi Penjual dan Pembeli
Dengan meningkatnya minat beli, pemilik kendaraan yang ingin menjual unit bekas dinilai berada pada momentum yang tepat. Sementara bagi pembeli, ketersediaan unit yang beragam memberikan lebih banyak opsi sesuai kebutuhan dan anggaran.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi biaya dan kemudahan akses lelang, balai lelang motor bekas diprediksi tetap menjadi pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan kendaraan roda dua di Indonesia. (*)










