Kawasaki KLX150SM SE Kini Punya 4 Warna Baru, Harga Rp 41,5 Juta
Untuk versi standar, Kawasaki KLX150SM dipasarkan dengan banderol mulai Rp 39,1 juta OTR Jakarta. Pada KLX150SM SE+ dilepas Rp 41,5 juta OTR Jakarta.

OTORIDER - Kawasaki Motor Indonesia kembali menyegarkan lini supermoto entry level mereka lewat hadirnya warna dan grafis baru untuk Kawasaki KLX150SM model year 2027.
Kini, motor bergaya supermoto tersebut hadir dengan empat pilihan warna yang membuat tampilannya semakin agresif dan modern.
Untuk versi standar, Kawasaki KLX150SM dipasarkan dengan banderol mulai Rp 39,1 juta OTR Jakarta. Sementara varian tertinggi KLX150SM SE+ dilepas Rp 41,5 juta OTR Jakarta.

Penyegaran terbesar terlihat pada permainan grafis striping baru yang membuat tampilannya lebih segar.
Kawasaki juga tetap mempertahankan karakter supermoto khas KLX dengan penggunaan pelek 17 inci dan ban aspal lebar yang cocok digunakan harian maupun fun riding.
Untuk pilihan warnanya, KLX150SM standar kini tersedia dalam beberapa kombinasi baru, sementara versi SE+ hadir dengan grafis lebih sporty lengkap dengan hand guard dan pelindung bodi tambahan khas varian tertinggi.

Secara spesifikasi, motor ini masih mengandalkan mesin 144 cc SOHC 4-tak berpendingin udara yang dipadukan transmisi manual 5-percepatan.
Mesin tersebut dikenal memiliki karakter torsi bawah yang cukup responsif untuk penggunaan perkotaan maupun jalur ringan.
Fitur unggulan lainnya masih meliputi suspensi depan upside down, panel instrumen digital, rem cakram depan-belakang, hingga jok bergaya ramping khas motor trail.

Dimensi ringkas dan posisi duduk tegak juga menjadi daya tarik utama KLX150SM bagi pengendara pemula.
Dengan hadirnya warna baru ini, Kawasaki tampaknya ingin menjaga eksistensi KLX150SM di tengah tren motor bergaya adventure dan supermoto yang masih diminati pasar Indonesia. (*)

Kawasaki KX 327X Meluncur, Motor 2-Tak Injeksi Pertama Berbanderol Rp 173,8 Juta
Hasil Race 2 WorldSSP Aragon 2026 : Aldi Satya Mahendra Masuk 5 Besar, Jaume Maisa Juara 1
Aldi Satya Mahendra Andalkan Pengalaman di Spanyol, Tembus Enam Besar Aragon 









