Kecelakaan Motor vs Truk Kembali Terjadi, Ini Imbauan Safety Riding
Kecelakaan motor vs truk di Jakarta Utara tewaskan satu orang. Simak kronologi kejadian dan tips aman berkendara di dekat kendaraan besar.

OTORIDER - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan kendaraan besar kembali terjadi. Kali ini insiden tragis terjadi di kawasan Jalan Plumpang Semper, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, yang menyebabkan satu orang pengendara motor meninggal dunia di tempat.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama saat berhadapan dengan kendaraan besar seperti truk.
Kronologi Kecelakaan Motor vs Truk di Koja
Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Menurut Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, kecelakaan terjadi pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 04.20 WIB.
“Insiden bermula ketika sepeda motor yang dikendarai oleh AW melaju dari arah barat menuju timur sambil membonceng dua penumpang, yakni MR dan VM. Saat melintas di dekat Kantor Kementerian Agama Wilayah Jakarta Utara, motor tersebut tiba-tiba oleng ke kanan,” ujar Edy dikutip dari Antara.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk sampah yang dikemudikan pria berinisial MS. Karena kehilangan kendali, sepeda motor tersebut langsung menabrak truk.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor berinisial AW mengalami luka serius di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Risiko Berkendara Dekat Kendaraan Besar
Kecelakaan yang melibatkan motor dan truk sering kali berakibat fatal. Hal ini disebabkan oleh ukuran kendaraan besar yang memiliki keterbatasan pandangan atau blind spot, serta jarak pengereman yang lebih panjang.
Dalam banyak kasus, kecelakaan terjadi bukan hanya karena faktor teknis, tetapi juga kebiasaan berkendara yang kurang aman.
Tips Aman Berkendara di Dekat Truk dan Kendaraan Besar
Untuk mengurangi risiko kecelakaan, pengendara sepeda motor perlu memahami teknik berkendara yang aman, terutama saat berada di sekitar kendaraan besar.
1. Jaga Jarak Aman
Selalu jaga jarak dengan kendaraan roda empat, terutama truk. Hindari berada di area blind spot, baik di samping maupun terlalu dekat di belakang kendaraan besar.
2. Hindari Menyalip di Ruang Sempit
Menyalip di celah sempit sangat berisiko. Pengendara disarankan menunggu kondisi jalan yang lebih aman dan memiliki pandangan luas sebelum mendahului.
3. Kendalikan Kecepatan
Kecepatan tinggi dapat memperkecil waktu reaksi. Atur kecepatan sesuai kondisi jalan agar tetap bisa mengantisipasi situasi darurat.
4. Waspada Kondisi Jalan
Perhatikan potensi bahaya seperti jalan licin, material tercecer, atau aktivitas bongkar muat yang sering terjadi di sekitar truk.
5. Tingkatkan Skill Berkendara
Mengikuti pelatihan safety riding sangat disarankan untuk meningkatkan kemampuan mengendalikan motor dalam berbagai kondisi.
Selain itu, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI, jaket pelindung, sarung tangan, dan sepatu tertutup wajib digunakan setiap berkendara.
Edukasi Safety Riding Jadi Kunci
Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, menegaskan bahwa banyak kecelakaan fatal berawal dari kebiasaan kecil yang sering diabaikan pengendara.
Menurutnya, perilaku seperti menyalip di ruang sempit atau mengabaikan kondisi jalan menjadi pemicu utama kecelakaan.
"Melihat kecelakaan fatal sering bermula dari kebiasaan kecil yang seharusnya dihindari, seperti menyalip di celah sempit atau mengabaikan kondisi jalan berbahaya. Kami mendorong pengendara motor untuk mengubah kebiasaan tersebut menjadi perilaku santun berkendara yang konsisten,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.
Kecelakaan di Jakarta Utara ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara tidak bisa dianggap sepele. Interaksi antara sepeda motor dan kendaraan besar selalu memiliki risiko tinggi.
Dengan meningkatkan kesadaran, keterampilan, serta disiplin dalam berkendara, risiko kecelakaan dapat ditekan secara signifikan. (*)










