Pajak Jadi Faktor Utama, Harga Harley-Davidson di Indonesia Bisa Tembus Dua Kali Lipat

Dipublikasikan : Kamis, 23 April 2026 07:26

Harga Harley-Davidson di Indonesia jauh lebih mahal akibat pajak tinggi seperti PPnBM hingga 95 persen, membuat harga moge bisa hampir dua kali lipat dibanding luar negeri.

Pajak Jadi Faktor Utama, Harga Harley-Davidson di Indonesia Bisa Tembus Dua Kali Lipat
Harley-Davidson Sportster S (Foto : Otorider)
Otorider hadir di WhatsApp Channel Follow

OTORIDER - Harga motor premium seperti Harley-Davidson di Indonesia kerap menjadi sorotan karena dinilai jauh lebih mahal dibandingkan negara lain. Salah satu faktor utama yang membuat banderolnya melambung tinggi adalah komponen pajak, khususnya Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Operations Director JLM Auto Indonesia, Irvino Edwardly, mengungkapkan bahwa pajak memiliki porsi terbesar dalam pembentukan harga motor besar (moge) di Tanah Air.

Menurutnya, meskipun biaya masuk atau bea impor untuk unit tertentu bisa sangat kecil bahkan nol, namun beban pajak lainnya justru jauh lebih besar. Salah satunya adalah PPnBM yang dikenakan untuk motor dengan kapasitas mesin di atas 500 cc.

“Untuk komponen pajaknya sendiri ketika masuk Indonesia, walaupun biaya masuknya enggak ada, pajak barang mewahnya lebih tinggi daripada biaya masuk. PPnBM untuk motor di atas 500 cc itu 95 persen,” jelas Irvino.

Ia menambahkan, besarnya pajak tersebut secara langsung membuat harga motor melonjak drastis. Bahkan, hanya dari komponen pajak barang mewah saja, harga kendaraan sudah bisa hampir dua kali lipat dari harga dasarnya.

“Luxury tax-nya saja sudah membuat motornya hampir dobel. Karena 95 persen pajak barang mewahnya masuk kepada semua motor di atas 500 cc,” lanjutnya.

Harga di Indonesia vs Thailand, Selisihnya Jauh

Perbedaan harga semakin terlihat jika dibandingkan dengan negara lain seperti Thailand. Sebagai contoh, model entry-level seperti Harley-Davidson Sportster S di Indonesia dibanderol mulai dari Rp 400 jutaan. Sementara itu, di Thailand, motor yang sama dijual sekitar 646.000 Baht atau setara Rp 345 jutaan untuk varian warna premium.

Tak hanya itu, model lain seperti Harley-Davidson Nightster juga berada di rentang harga Rp 400 juta hingga Rp 600 jutaan di pasar Indonesia.

Padahal, menurut Irvino, secara umum harga motor Harley-Davidson dengan spesifikasi serupa di luar negeri bisa hanya sekitar setengah dari harga di Indonesia.

“Jadi itu belum ada PPh, belum ada PPN. Jadi itu semua yang mengakumulasi harganya yang lebih dari dobel dari harga di luar,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, tidak heran jika motor Harley-Davidson di Indonesia identik dengan segmen premium dan hanya bisa dijangkau oleh kalangan tertentu. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telegram Channel
Google News
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Bagikan  

Video

Tetap Terhubung Bersama Kami
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
[email protected] (Redaksi)
[email protected] (Marketing)
OTORIDER.com Member of : Logo Bintang Langit Multimedia
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.