Paten Motor Listrik Murah Honda Terungkap, Basisnya Motor Komuter Populer
Desainnya bahkan disebut memiliki basis dari model populer di pasar India, yakni Honda Shine 100. Strategi ini memungkinkan Honda menekan biaya.

OTORIDER - Honda kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan kendaraan listrik roda dua. Terbaru, pabrikan Jepang tersebut diketahui mendaftarkan paten sebuah motor listrik berbiaya rendah yang dirancang khusus untuk kebutuhan mobilitas harian.
Dilansir Cycleworld, pada gambar paten yang beredar, motor listrik tersebut mengusung pendekatan sederhana dengan memanfaatkan platform motor komuter yang sudah ada.
Desainnya bahkan disebut memiliki basis dari model populer di pasar India, yakni Honda Shine 100. Strategi ini memungkinkan Honda menekan biaya pengembangan sekaligus mempercepat proses produksi jika model tersebut benar-benar diluncurkan.
Platform Komuter Diubah Jadi Motor Listrik
Pada paten tersebut terlihat bahwa mesin bensin satu silinder yang biasanya terdapat pada motor komuter digantikan oleh motor listrik yang ditempatkan di bagian tengah rangka. Tenaga kemudian disalurkan ke roda belakang melalui transmisi reduksi satu percepatan dan rantai, mirip seperti layout pada motor konvensional.
Sementara itu, tangki bensin digantikan oleh dua baterai lithium-ion yang dipasang di sisi kiri dan kanan rangka utama. Baterai tersebut dirancang dapat dilepas sehingga pengendara bisa membawanya ke dalam rumah untuk diisi ulang.
Desain baterainya juga cukup unik. Masing-masing ditempatkan dalam rangka logam yang bisa dibuka ke samping, sehingga baterai dapat dilepas dengan mudah. Setelah dipasang kembali, rangka tersebut akan mengunci baterai agar tetap aman saat motor digunakan.
Fokus Pada Motor Listrik Murah
Secara keseluruhan, motor ini dirancang dengan komponen sederhana seperti rangka baja konvensional, suspensi belakang ganda, serta rem tromol depan yang dioperasikan kabel. Pendekatan tersebut dipilih untuk menekan harga jual sehingga bisa menjangkau konsumen di negara berkembang.
Performa yang diincar kemungkinan tidak jauh berbeda dari motor komuter 100 cc. Jika mengacu pada basisnya, kecepatan puncak diperkirakan berada di kisaran 80–85 km/jam, cukup untuk penggunaan harian di perkotaan.
Hingga saat ini Honda belum mengonfirmasi apakah motor listrik murah tersebut akan diproduksi massal. Namun detail desain yang cukup matang dalam paten menunjukkan proyek ini bisa saja segera mendapatkan lampu hijau untuk masuk tahap produksi dalam beberapa tahun ke depan.
Jika benar terealisasi, motor listrik komuter ini berpotensi menjadi salah satu model paling terjangkau dari pabrikan besar, sekaligus membuka peluang adopsi kendaraan listrik yang lebih luas di pasar berkembang. (*)
Inovasi Tools Bengkel Tingkatkan Kualitas Servis AHASS Wahana, Lebih Cepat dan Presisi
Berita Populer: Isu STNK Only, Pertamax Turbo Naik, dan Wacana Motor Listrik
Habis Berapa, Full Tank Honda ADV160 Pakai Pertamax Turbo? Setelah Harga Naik 






_2026_6xa4.webp)


