Pemerintah Buka Peluang Penerapan Fitur Keselamatan Motor di Indonesia

Dipublikasikan : Senin, 13 April 2026 06:23

Kemenhub membuka peluang penerapan teknologi keselamatan pada sepeda motor untuk menekan angka kecelakaan di Indonesia.

Pemerintah Buka Peluang Penerapan Fitur Keselamatan Motor di Indonesia
Pengguna sepeda motor di Indonesia. (Foto : Otorider)
Otorider hadir di WhatsApp Channel Follow

OTORIDER - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan komitmennya dalam mendukung penerapan teknologi keselamatan kendaraan guna meningkatkan perlindungan pengguna jalan. Langkah ini dinilai penting, terutama untuk sepeda motor yang masih mendominasi lalu lintas di Indonesia.

Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Yusuf Nugroho, menyampaikan bahwa pemerintah membuka diri terhadap berbagai inovasi keselamatan yang telah berkembang di tingkat global.

Dalam sebuah diskusi bertajuk Pendalaman Substansi Pilar Kendaraan Berkeselamatan pada Kendaraan Kecil, Yusuf menjelaskan bahwa teknologi keselamatan memiliki peran krusial dalam mengurangi risiko kecelakaan yang disebabkan oleh faktor manusia. 

“Pemerintah terbuka terhadap penerapan teknologi keselamatan yang berkembang secara global,” kata Yusuf dalam diskusi bertajuk 'Pendalaman Substansi Pilar Kendaraan Berkeselamatan pada Kendaraan Kecil' sebagaimana keterangan dari Road Safety Association dikutip dari Antara.

Sistem Pengereman Lebih Stabil Bisa Selamatkan Ribuan Nyawa

Berdasarkan hasil studi dari Pusat Pengujian, Pengukuran, Pelatihan, Observasi, dan Layanan Rekayasa Universitas Indonesia (POLAR UI), sistem pengereman yang lebih stabil dinilai memiliki dampak signifikan terhadap keselamatan.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sistem pengereman berpotensi menyelamatkan hingga 8.000 jiwa setiap tahunnya. Temuan ini memperkuat pentingnya adopsi teknologi keselamatan pada kendaraan, khususnya sepeda motor.

Ketua Dewan Pengawas Road Safety Association (RSA) Indonesia, Rio Octaviano, mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih sangat memprihatinkan. Ia menyebutkan, setiap jam terdapat sekitar dua hingga tiga orang meninggal dunia di jalan raya, dengan mayoritas korban merupakan pengendara sepeda motor.

"Di tingkat global, kecelakaan bukan lagi sekadar accident, melainkan road crash yang bisa dicegah. Namun di Indonesia masih dipersepsikan sebagai sesuatu yang tidak terhindarkan. Karena itu, penguatan kendaraan berkeselamatan harus dilihat sebagai upaya melindungi, bukan membebani,” kata Rio.

Indonesia Masih Tertinggal dari Negara Lain

Di berbagai negara, termasuk kawasan ASEAN dan India, teknologi keselamatan sepeda motor telah diterapkan sebagai standar minimum. Sementara itu, di Indonesia penerapannya masih dalam tahap pengembangan meski kebutuhan akan peningkatan keselamatan semakin mendesak.

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor menjadi salah satu alasan utama dorongan penerapan teknologi keselamatan yang lebih luas di dalam negeri.

Wacana Penerapan ABS Kembali Menguat

Sebelumnya, salah satu teknologi yang kembali menjadi perhatian adalah penggunaan rem Anti-lock Braking System (ABS) pada sepeda motor. Wacana penerapan ABS secara luas mencuat karena dinilai mampu meningkatkan keselamatan berkendara dan menekan risiko kecelakaan fatal.

Direktur Marketing PT AHM, Octavianus Dwi, mengatakan bahwa ABS dapat menjadi opsi keselamatan yang lebih luas demi meningkatkan keamanan pengendara. “Kami masih menunggu panduan pemerintah untuk mendukung rencana tersebut. Karena itu kaitannya dengan safety. Dan angka kecelakaan itu banyak faktor, dari pengereman jadi salah satu yang perlu ditingkatkan,” ujar Octavianus saat ditemui Otorider di Cikarang, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Dengan semakin tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor, penerapan teknologi keselamatan seperti ABS menjadi langkah penting yang tidak bisa ditunda. Dukungan pemerintah yang terbuka terhadap inovasi global diharapkan dapat mempercepat adopsi fitur keselamatan di Indonesia. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telegram Channel
Google News
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Bagikan  

Video

Tetap Terhubung Bersama Kami
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
[email protected] (Redaksi)
[email protected] (Marketing)
OTORIDER.com Member of : Logo Bintang Langit Multimedia
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.