Pertalite Tak Naik Hingga Desember, Tapi Tak Semua SPBU Menjualnya
Harga Pertalite dipastikan tidak naik hingga Desember 2026. Simak penjelasan pemerintah dan daftar SPBU Signature Jakarta-Bogor yang tak lagi menjual Pertalite.

OTORIDER - Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi, khususnya Pertalite, tidak akan mengalami kenaikan hingga Desember 2026. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, Senin (31/8/2026).
Bahlil mengatakan pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi di tengah perkembangan harga minyak dunia dan potensi konsumsi Pertalite yang diperkirakan melampaui kuota yang telah ditetapkan tahun ini.
"Tapi apapun yang terjadi saya menyampaikan bahwa harga minyak atau harga BBM subsidi, khususnya subsidi itu tidak akan kita naikkan sampai dengan 2026 Desember, sambil kita melihat perkembangan global," ujar Bahlil dalam rapat tersebut.
Dengan demikian, masyarakat pengguna kendaraan yang masih mengandalkan Pertalite tidak perlu khawatir mengenai kenaikan harga BBM subsidi hingga akhir 2026.
Harga BBM Nonsubsidi Mengikuti Pasar
Berbeda dengan BBM subsidi, pemerintah menyerahkan penetapan harga BBM nonsubsidi kepada mekanisme pasar.
Bahlil menjelaskan, harga BBM nonsubsidi akan menyesuaikan perkembangan harga minyak dunia dan dinamika pasar global. Artinya, harga produk seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex dapat mengalami perubahan mengikuti kondisi pasar.
"Tetapi kalau untuk harga BBM non-subsidi, kita akan serahkan kepada harga pasar. Apa yang terjadi dengan dinamika yang ada itu yang akan kita lakukan penyesuaian," kata Bahlil.
Kebijakan tersebut membuat harga BBM nonsubsidi berpotensi berubah ketika terjadi perubahan signifikan pada harga minyak dunia.
Sejumlah SPBU Signature Tak Lagi Jual Pertalite
Di tengah kepastian harga Pertalite tidak naik hingga Desember 2026, sejumlah SPBU Pertamina berstatus Signature di wilayah Jakarta hingga Bogor diketahui sudah tidak menyediakan BBM subsidi tersebut.
Ciri SPBU Signature cukup mudah dikenali. Area SPBU umumnya memiliki tampilan yang lebih modern, fasilitas lebih lengkap, serta petugas dengan seragam polo berwarna putih.
Pada sejumlah SPBU Signature tersebut, nozzle Pertalite sudah tidak tersedia. Konsumen yang mengisi bahan bakar di lokasi tersebut hanya dapat memilih BBM nonsubsidi, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi pengguna kendaraan yang masih mengandalkan Pertalite sebagai bahan bakar harian. Sebab, meskipun harga Pertalite secara nasional dipastikan tidak naik hingga Desember 2026, ketersediaannya dapat berbeda di masing-masing SPBU.
Daftar SPBU Signature yang Tak Lagi Menjual Pertalite
Berikut sejumlah SPBU Pertamina Signature di wilayah Jakarta, Depok, dan Bogor yang disebut sudah tidak menyediakan Pertalite:
Jakarta Pusat
- SPBU 3410205 — Jalan Cideng Timur No. 50, Gambir
Jakarta Barat
- SPBU 3111401 — Jalan S. Parman No. 70, Slipi
- SPBU 3311701 — Jalan Peternakan II No. 18, Cengkareng
- SPBU 3411608 — Jalan Pos Pengomben, Srengseng
Jakarta Selatan
- SPBU 3412113 — Jalan Pangeran Antasari No. 10
- SPBU 3412703 — Jalan Raya Pasar Minggu
- SPBU 3112204 — Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran
- SPBU 3112401 — Jalan Fatmawati No. 6, Cilandak
Jakarta Timur
- SPBU 3413101 — Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 9
- SPBU 3413811 — Jalan Raya Bina Marga, Ceger
Jakarta Utara
- SPBU 3414412 — Kawasan Perikanan Samudra, Muara Baru
Depok
- SPBU 3416421 — Pondok Rangon
Kabupaten Bogor
- SPBU 3516603 — Jalan Raya Letnan Sukarna, Ciampea, Bogor
Dengan adanya daftar tersebut, pengguna kendaraan sebaiknya memastikan ketersediaan Pertalite sebelum menuju SPBU tertentu, terutama bagi konsumen yang memiliki pilihan terbatas dalam menggunakan BBM nonsubsidi.
Pemerintah sendiri masih akan memantau perkembangan harga minyak dunia dan kondisi konsumsi BBM nasional. Namun untuk harga BBM subsidi, Bahlil menegaskan bahwa Pertalite tidak akan dinaikkan hingga Desember 2026. (*)











