Lewati ke konten

Prabowo Ungkap Rencana Tukar Tambah Motor Bensin dengan Motor Listrik

Dipublikasikan : Jumat, 14 Agustus 2026 05:22

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana tukar tambah motor bensin ke motor listrik Prabowo disertai dukungan pembiayaan Danantara.

Prabowo Ungkap Rencana Tukar Tambah Motor Bensin dengan Motor Listrik
Otorider hadir di WhatsApp Channel Follow

OTORIDER - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan skema untuk mendorong masyarakat beralih dari motor bensin ke motor listrik nasional. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah program tukar tambah motor bensin milik masyarakat dengan motor listrik.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Motor Listrik Nasional di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Menurut Prabowo, masyarakat yang sudah memiliki motor bensin nantinya dapat menyerahkan kendaraan lamanya untuk mendapatkan motor listrik baru dengan tambahan biaya tertentu.

"Kita ada skema-skema nanti yang sudah terlanjur punya motor bensin, nanti kita pikirkan bagaimana kita bisa tukar tambah. Kau setor motor yang lama, dapat motor baru, ya tambah dikit lah ya kan," kata Prabowo.

Motor Bensin Bisa Tukar Tambah Motor Listrik

Skema tukar tambah tersebut menjadi salah satu opsi pemerintah untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik, khususnya motor listrik produksi nasional.

Dengan skema ini, masyarakat yang masih menggunakan motor bensin tidak harus membeli motor listrik sepenuhnya dari awal. Motor lama dapat menjadi bagian dari skema pembelian motor listrik baru.

Meski demikian, pemerintah belum menjelaskan secara rinci mekanisme tukar tambah, termasuk jenis motor bensin yang dapat ditukarkan, nilai kendaraan lama, hingga besaran tambahan biaya yang harus dibayarkan masyarakat.

Danantara Siapkan Pembiayaan Motor Listrik

Selain skema tukar tambah, pemerintah juga menyiapkan dukungan pembiayaan untuk meningkatkan penjualan motor listrik nasional.

Dukungan tersebut akan melibatkan Danantara yang tengah menyiapkan sejumlah skema pendanaan untuk mendukung pengembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani mengatakan, pihaknya siap memberikan dukungan dari sisi pembiayaan melalui perbankan.

Skema pembiayaan tersebut mencakup suku bunga yang lebih rendah serta tenor pinjaman yang lebih panjang. Danantara juga mempertimbangkan penghapusan uang muka atau down payment (DP) yang selama ini berada di kisaran 10 persen.

"Danantara siap mendukung dari perbankan kami untuk memberikan pendanaan dengan suku bunga lebih rendah, jangka waktu lebih panjang, dan kita akan membuat DP-nya selama ini masih ada 10% kita coba hilangkan," ungkap Rosan di lokasi yang sama.

Dorong Industri Motor Listrik Nasional

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membuat motor listrik lebih mudah dijangkau masyarakat, tetapi juga memperkuat industri kendaraan listrik nasional.

Pemerintah juga mempertimbangkan pemberian insentif kepada perusahaan motor listrik nasional. Dukungan pembiayaan dan insentif tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan listrik. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telegram Channel
Google News
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Bagikan  

Video

Tetap Terhubung Bersama Kami

Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!

Hubungi Kami

Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
[email protected] (Redaksi)
[email protected] (Marketing)
OTORIDER.com Member of : Logo Bintang Langit Multimedia
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.