Tampil Mengejutkan, Ducati Desmo450 MX Punya Sistem Elektronik Canggih
Tampil di ajang Kejuaraan Motocross Thailand, tim Ducati MX Indonesia cukup mengejutkan para rivalnya, karena melesat dengan motor benar-benar standar.

OTORIDER – Sebuah hal yang cukup mengejutkan diraih oleh tim Ducati MX Indonesia di ajang Kejurnas Motocross di Loei, Thailand, Januari lalu.
“Kami datang dengan dianggap sebagai tim underdog, di antara tim pabrikan yang berlaga di ajang tersebut, namun mereka akhirnya cukup terkejut di awal perlombaan,” terang Jimmy Budijanto, CEO Ducati Indonesia yang juga Team Principal Ducati MX Indonesia.
Ia pun menjelaskan bahwa, tim yang berangkat ke Loei, Thailand itu membawa motor yang benar-benar standar pabrik.
“Kira-kira baru dipakai beberapa jam, tetapi sudah direkondisi sesuai standarnya lagi, jadi sama dengan motor baru,” terang Dito Mulyawadi,Head of Technical Ducati MX Indonesia, menjelaskan motor yang diberikan oleh pihak Ducati Italia itu.
“Boleh dibilang hanya kampas rem dan kopling saja yang tidak disediakan dari Ducati, Motor, Oli hingga ban Pirelli disediakan, masing-masing pembalap dapat 3 set untuk tiap putaran lomba,” jelas Jimmy.
Namun, menjelang perlombaan, knalpot yang seharusnya digunakan belum datang dari Bologna, Italia, sehingga membawa knalpot lain sebagai gantinya.
“Motor belum sempat di-tune dengan knalpot itu secara persis,” ungkap Dito. Berbekal kondisi tersebut Diva Ismayana sang rider, start dan malah meraih holeshot dan memimpin lomba untuk beberapa lap, sebelum ia mengalami dislokasi bahu dan terpaksa berhenti.
Tentu, hal itu menjadikan hal yang istimewa karena bisa meraih posisi tersebut dengan rival menggunakan motor full-modified, dari tim pabrikan.
“Itu karena perangkat elektronik dari Ducati itu bisa disetel secara detail, seperti Traction Control, salah satunya yang terdiri dari beberapa step, sementara di merek lain hanya ON dan OFF saja,” terang Dito.
Tentunya berbagai hal lain juga berkaitan seperti perangkat Desmosedici pada mesin yang bisa menyesuaikan. “Putaran mesin bisa diraih hingga rpm yang tinggi,” terang Johny Pranata, manager tim Ducati MX Indonesia.
Dengan begitu tunggangan andalan Diva Ismayana dan Hilman Maksum, mesinnya bisa ‘menjerit’ cukup tinggi di putaran atas. (*)










