Yamaha Vino 2026 Pakai Mesin Honda, Ini Bedanya Dengan Yamaha Fino 125
Yamaha Vino 2026 pakai mesin Honda 49 cc berpendingin cairan melalui kerja sama OEM. Artikel ini membahas perbedaan desain, fitur, dan performa dengan Yamaha Fino 125.

OTORIDER - Yamaha resmi memperkenalkan Yamaha Vino 2026 di Jepang. Skutik bergaya retro-pop ini tetap mempertahankan desain klasik yang menjadi ciri khasnya, namun menawarkan kepraktisan untuk mobilitas harian di perkotaan.
Di pasar Jepang, Yamaha Vino 2026 dipasarkan dengan harga sekitar Rp 24,2 jutaan. Dengan banderol tersebut, Vino menjadi salah satu skutik retro entry level yang menyasar pengguna perkotaan yang mengutamakan kemudahan berkendara dan efisiensi bahan bakar.
Desain Retro Klasik, Dimensi Ringkas
Secara tampilan, Yamaha Vino 2026 mengusung desain membulat khas skutik retro. Lampu depan berbentuk bulat, lekukan bodi yang halus, serta proporsi yang mungil membuatnya tampil ramah dan menarik untuk berbagai kalangan pengendara.
Dimensinya juga sangat kompak dengan panjang 1.650 mm, lebar 670 mm, dan tinggi 1.015 mm. Jarak sumbu roda mencapai 1.180 mm dengan tinggi jok 720 mm.

Bobotnya hanya 81 kg sehingga mudah dikendalikan saat bermanuver di jalan sempit maupun ketika diparkir.
Karakter tersebut membuat Vino cocok digunakan untuk perjalanan jarak pendek di area perkotaan yang padat.
Fitur Praktis untuk Mobilitas Harian
Meski berkapasitas mesin kecil, Yamaha Vino tetap menawarkan sejumlah fitur yang mendukung penggunaan sehari-hari.
Di bawah jok tersedia bagasi berkapasitas sekitar 20 liter yang cukup untuk menyimpan helm atau jas hujan. Selain itu terdapat kompartemen penyimpanan di bagian depan untuk barang-barang kecil yang mudah dijangkau.
Vino juga dibekali soket listrik 12V yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi daya smartphone atau perangkat elektronik lainnya saat berkendara.
Tak hanya itu, skutik ini memiliki sistem Idling Stop yang akan mematikan mesin secara otomatis saat berhenti dan kembali menyala ketika tuas gas diputar, sehingga membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Pakai Mesin 49 cc Berpendingin Cairan
Menariknya, dikutip dari Greatbiker, Yamaha Vino 2026 menggunakan mesin eSP milik Honda yang diproduksi melalui kerja sama OEM di Jepang.

Jantung pacunya berupa mesin 49 cc, 4-tak, SOHC, 2-katup, berpendingin cairan yang mampu menghasilkan tenaga 4,5 dk pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 4,1 Nm pada 6.000 rpm.
Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis CVT dengan V-belt. Karakter mesin ini lebih menitikberatkan pada konsumsi bahan bakar yang irit, suara mesin yang halus, serta kemudahan pengoperasian untuk penggunaan harian.
Perbandingan Dengan Yamaha Fino 125 di Indonesia
Meski sama-sama mengusung desain retro, Yamaha Vino 2026 dan Yamaha Fino 125 memiliki karakter yang sangat berbeda.
Di Indonesia, Yamaha Fino 125 tersedia dalam tiga varian, yakni Sporty dan Premium yang dijual Rp 20,4 juta OTR Jakarta, serta Grande dengan harga Rp 21,61 juta OTR Jakarta.
Perbedaan terbesar terletak pada sektor mesin. Yamaha Vino mengandalkan mesin 49 cc dengan tenaga 4,5 dk dan torsi 4,1 Nm, sementara Yamaha Fino menggunakan mesin Blue Core 125 cc berpendingin udara, 4-tak SOHC dengan sistem injeksi bahan bakar.

Mesin Fino memiliki diameter x langkah 52,4 x 57,9 mm, rasio kompresi 9,5:1, tenaga maksimum 7 kW atau 9,52 PS pada 8.000 rpm, serta torsi puncak 9,6 Nm pada 5.500 rpm. Artinya, performa Fino jauh lebih unggul untuk penggunaan harian di Indonesia yang membutuhkan kemampuan akselerasi dan kecepatan lebih baik.
Dari sisi fitur, Fino juga menawarkan kelengkapan yang lebih modern seperti LED Headlight, Stop & Start System, Advance Key System (AKS), Smart Stand Side Switch, Smart Lock System, ban tubeless lebar, hingga garansi 5 tahun untuk komponen tertentu. Kapasitas bagasi Fino mencapai 8,7 liter.
Sementara itu, keunggulan Yamaha Vino terletak pada desain yang lebih unik dan dimensi yang jauh lebih mungil. Dengan kapasitas bagasi sekitar 20 liter dan bobot hanya 81 kg, Vino menjadi pilihan menarik untuk mobilitas ringan di kota-kota Jepang yang memiliki regulasi khusus kendaraan 50 cc.
Dengan harga yang kini sudah mendekati Yamaha Fino 125 di Indonesia, Yamaha Vino 2026 menawarkan daya tarik utama pada desain retro autentik dan kepraktisan berkendara, sementara Fino unggul dari sisi performa mesin dan fitur yang lebih lengkap. (*)











