Desain Indomobil eMotor QT Digarap Kilat, Mang No Ungkap Prosesnya Cuma 4 Bulan
Desainer kendaraan tersebut, Nono Sumarno yang akrab disapa Mang No, mengungkapkan bahwa seluruh tahap desain hanya memakan waktu sekitar empat bulan.

OTORIDER - Proses perancangan motor listrik QT dari Indomobil eMotor ternyata berlangsung jauh lebih singkat dari standar industri.
Desainer kendaraan tersebut, Nono Sumarno yang akrab disapa Mang No, mengungkapkan bahwa seluruh tahap desain hanya memakan waktu sekitar empat bulan, sejak Oktober 2025 hingga 5 Februari 2026.

Durasi ini terbilang cepat karena umumnya pengembangan desain motor membutuhkan waktu hingga enam bulan.
“Biasanya proses desain motor bisa sampai enam bulan, tapi QT ini relatif cepat,” ujarnya saat ditemui di sela pameran Indonesia International Motor Show 2026.
Mang No merinci tahapan pengerjaan dimulai dari sketsa awal selama satu minggu, dilanjutkan pembuatan model clay sekitar 20 hari.
Setelah itu desain diproses dalam pemodelan digital 3D selama 28 hari sebelum masuk tahap pembuatan prototipe yang memakan waktu dua minggu.

Menurutnya, fokus utama tim desain adalah menghadirkan karakter elegan sekaligus unik. Salah satu detail yang ditekankan terlihat pada bagian handle atau behel belakang yang dibuat menyatu mulus dengan jok dan bodi sehingga memberi kesan seamless serta premium.
Secara produk, QT hadir sebagai skuter listrik urban dengan desain ramping dan lampu depan bundar. Model ini tersedia dalam dua varian, yakni QT dan QT Pro.

Versi standar memiliki kecepatan puncak 60 km/jam dan jarak tempuh hingga 70 km, sedangkan QT Pro mampu mencapai 70 km/jam dengan jarak tempuh hingga 140 km.
Fitur modernnya meliputi smart LED display, keyless system, traction control, hingga regenerative braking. Soal harga, QT dipasarkan sekitar Rp 15 juta, sementara QT Pro dibanderol Rp 18,8 juta. (*)










