Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Diusulkan Prioritas untuk Warga Tambang Nikel dan Pulau Kecil

Dipublikasikan : Senin, 1 Juni 2026 10:35

Subsidi motor listrik Rp5 juta diusulkan diprioritaskan bagi warga daerah tambang nikel dan pulau kecil untuk mendukung keadilan wilayah serta ketahanan energi.

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Diusulkan Prioritas untuk Warga Tambang Nikel dan Pulau Kecil
Motor listrik. (Foto : Otorider/Gemilang Isromi Nuar)
Otorider hadir di WhatsApp Channel Follow

OTORIDER - Kebijakan insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dinilai perlu diarahkan secara lebih adil agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah yang memiliki tantangan ekonomi dan energi. Salah satu usulan yang muncul adalah memprioritaskan subsidi motor listrik sebesar Rp5 juta bagi masyarakat di kawasan lingkar tambang nikel serta penduduk pulau-pulau kecil yang mengalami keterbatasan akses bahan bakar minyak (BBM).

Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai kebijakan tersebut dapat menjadi langkah konkret untuk menghadirkan pemerataan manfaat dari pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Insentif Kendaraan Listrik Perlu Menyentuh Wilayah Prioritas

Djoko menjelaskan bahwa skema subsidi motor listrik sebaiknya tidak hanya difokuskan untuk meningkatkan angka penjualan kendaraan listrik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah tertentu yang selama ini kurang mendapatkan perhatian.

Menurutnya, terdapat dua kelompok yang layak menjadi prioritas penerima insentif kendaraan listrik, yakni masyarakat di daerah lingkar tambang nikel dan warga di pulau kecil yang menghadapi persoalan pasokan BBM.

“Alokasi insentif motor listrik senilai Rp5 juta perlu diprioritaskan bagi dua kelompok masyarakat, yakni warga di daerah lingkar tambang nikel sebagai bentuk keadilan wilayah, serta penduduk di pulau-pulau kecil yang menghadapi kendala ketahanan energi atau kesulitan BBM,” ujar Djoko dalam keterangannya di Jakarta.

Daerah Penghasil Nikel Dinilai Belum Menikmati Dampak Industri EV

Djoko menyoroti kondisi daerah penghasil nikel yang selama ini menjadi bagian penting dari rantai pasok industri baterai kendaraan listrik. Menurutnya, kontribusi besar wilayah tersebut belum sepenuhnya sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Padahal, nikel memiliki peran strategis sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik yang saat ini menjadi pusat perhatian industri otomotif global.

Ia menilai situasi tersebut menghadirkan paradoks karena masyarakat yang tinggal di kawasan kaya sumber daya alam justru masih menghadapi persoalan kemiskinan dan keterbatasan ekonomi.

“Wilayah-wilayah yang menjadi penyedia bahan baku utama baterai ini justru masih terjebak dalam lingkaran ketidaksejahteraan. Ironisnya, di tengah gegap gempita tren ramah lingkungan, kemiskinan ekstrem masih mendera masyarakat yang hidup di atas tanah sekaya itu,” kata Djoko.

Karena itu, subsidi kendaraan listrik dianggap dapat menjadi salah satu instrumen untuk mendistribusikan manfaat industri EV secara lebih merata.

Motor Listrik Komersial Dinilai Layak Mendapat Dukungan

Djoko juga mendorong agar skema subsidi kendaraan listrik diperluas pada kendaraan yang memiliki fungsi ekonomi produktif. Ia mengusulkan agar motor listrik roda tiga atau kendaraan listrik komersial untuk petani, nelayan, dan pedagang pasar tradisional ikut memperoleh dukungan insentif.

Menurutnya, biaya operasional kendaraan listrik yang lebih rendah dibanding motor berbahan bakar minyak dapat membantu masyarakat menekan pengeluaran sehari-hari.

“Biaya operasional motor listrik yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat di daerah lingkar tambang yang umumnya menghadapi harga barang kebutuhan pokok lebih tinggi,” jelas Djoko.

Dengan skema yang lebih tepat sasaran, kebijakan insentif kendaraan listrik diharapkan tidak hanya mempercepat adopsi EV di Indonesia, tetapi juga memperkuat pemerataan ekonomi dan ketahanan energi di berbagai wilayah. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telegram Channel
Google News
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Bagikan  

Video

Tetap Terhubung Bersama Kami
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
[email protected] (Redaksi)
[email protected] (Marketing)
OTORIDER.com Member of : Logo Bintang Langit Multimedia
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.