Jangan Pasang Lampu Tambahan di Motor Listrik, Ini Dampaknya ke Baterai

Dipublikasikan : Minggu, 25 Januari 2026 11:39

Penambahan lampu tambahan pada motor listrik berisiko mengurangi jarak tempuh dan mempercepat penurunan daya baterai. Polytron mengingatkan pengguna agar tidak sembarangan memasang aksesori kelistrika

Jangan Pasang Lampu Tambahan di Motor Listrik, Ini Dampaknya ke Baterai
Polytron Fox 350 (Foto : Otorider/Gemilang Isromi Nuar)
Otorider hadir di WhatsApp Channel Follow

OTORIDER - Penggunaan motor listrik di Indonesia terus meningkat seiring dorongan elektrifikasi dan kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Namun, masih banyak pengguna yang memperlakukan motor listrik layaknya motor bensin, termasuk menambahkan aksesori kelistrikan seperti lampu tambahan.

Padahal, kebiasaan tersebut justru berpotensi merugikan pemilik motor listrik. Produsen menegaskan bahwa penambahan lampu di luar bawaan pabrik dapat menimbulkan dampak serius, terutama terhadap jarak tempuh dan daya tahan baterai.

Risiko Motor Listrik Lebih Besar Dibanding Motor Bensin

Head of Group Product Electric Vehicle 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menegaskan bahwa motor listrik memiliki karakteristik sistem kelistrikan yang jauh berbeda dibandingkan motor konvensional berbahan bakar bensin.

“Kalau motor listrik kayaknya lebih riskan dibanding motor bensin. Itu sebenarnya akan mengurangi jarak tempuh. Jadi yang rugi sebenarnya memakainya,” ujar Ilman saat ditemui Otorider.

Menurutnya, seluruh kebutuhan energi pada motor listrik sepenuhnya bergantung pada baterai. Berbeda dengan motor bensin yang memiliki alternator dan sistem pengisian yang relatif lebih fleksibel untuk menambah aksesori.

Beban Baterai Bertambah, Jarak Tempuh Berkurang

Ilman menjelaskan bahwa energi dari baterai motor listrik sejatinya telah dihitung secara presisi untuk menggerakkan motor penggerak serta memenuhi kebutuhan kelistrikan standar, seperti lampu bawaan, panel instrumen, dan sistem pendukung lainnya.

“Karena kan baterai yang harusnya digunakan hanya untuk berputarnya BLDC atau berputarnya motor, dan menyalakan lampu yang sudah ada di situ, ini ditambah, diambil lagi buat yang lain-lain,” ungkapnya.

Penambahan lampu tambahan otomatis akan menarik daya ekstra dari baterai. Dampaknya, jarak tempuh motor listrik akan semakin pendek dibandingkan spesifikasi pabrikan.

“Pastinya jaraknya akan makin pendek. Jadi risikonya jarak sama daya baterai lebih cepat? Iya, lebih cepat turun,” tegas Ilman.

Efek Jangka Panjang ke Kesehatan Baterai

Tak hanya berdampak pada jarak tempuh harian, kebiasaan menambahkan beban listrik juga berpotensi memengaruhi kesehatan baterai dalam jangka panjang. Baterai yang terus bekerja di luar beban idealnya bisa mengalami degradasi lebih cepat.

Hal ini tentu merugikan pengguna, mengingat baterai merupakan komponen paling mahal pada motor listrik. Jika usia pakai baterai menurun lebih cepat, biaya perawatan atau penggantian pun menjadi lebih besar. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telegram Channel
Google News
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Bagikan  

Video

Tetap Terhubung Bersama Kami
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
[email protected] (Redaksi)
[email protected] (Marketing)
OTORIDER.com Member of : Logo Bintang Langit Multimedia
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.