VinFast Evo dan Feliz II Jadi Motor Ojol Green SM, Ini Biaya Langganan Baterainya
Motor listrik VinFast Evo dan Feliz II digunakan ojol Green SM di Jakarta. Simak biaya langganan baterai mulai Rp 84 ribu per bulan dan tarif swap Rp 6.000 sekali tukar.

OTORIDER - Motor listrik VinFast kini mulai digunakan untuk mendukung layanan ojek online (ojol) berbasis kendaraan listrik Green SM yang resmi beroperasi di Jakarta pada 16 September 2026. Kehadiran layanan ini turut menawarkan skema kepemilikan kendaraan serta pilihan berlangganan dan penukaran baterai atau battery swap.
Dua model motor listrik yang diperkenalkan untuk layanan Green SM adalah VinFast Evo dan VinFast Feliz II. Keduanya ditujukan untuk menunjang mobilitas pengemudi dalam menjalankan aktivitas harian.
Bagi mitra pengemudi maupun konsumen yang tertarik menggunakan motor listrik VinFast, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah biaya operasional, termasuk langganan baterai dan tarif swap baterai.
Biaya Langganan Baterai Motor Listrik VinFast
VinFast menawarkan layanan berlangganan baterai dengan dua pilihan, yakni untuk penggunaan satu baterai dan dua baterai. Biaya langganan tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%.
Berikut rincian biaya langganan baterai motor listrik VinFast:
- Langganan satu baterai: Rp 84.000 per bulan.
- Langganan dua baterai: Rp 144.000 per bulan.
Skema berlangganan ini dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin menggunakan motor listrik VinFast tanpa harus membeli baterai secara terpisah.
Selain itu, konsumen yang ingin memiliki baterai secara penuh juga bisa membelinya dengan harga Rp 4.550.000 per unit.
Biaya Swap Baterai VinFast Rp 6.000 Sekali Tukar
Selain mengisi daya baterai di rumah, pengguna motor listrik VinFast juga dapat memanfaatkan layanan penukaran baterai atau battery swap.
Melalui layanan ini, pengguna bisa menukar baterai yang sudah habis dengan baterai terisi di stasiun penukaran baterai yang tersedia.
CEO VinFast E-Motorcycle Indonesia, Yordan Satriadi, mengatakan biaya untuk sekali penukaran baterai ditetapkan sebesar Rp 6.000.
"Untuk sekali swap baterai itu harganya Rp 6 ribu," ujar Yordan.
Dengan tarif tersebut, pengguna dapat memperkirakan biaya operasional berdasarkan frekuensi penukaran baterai setiap hari.
Sebagai gambaran, jika melakukan swap satu kali sehari selama 30 hari, biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 180.000 per bulan. Sementara itu, jika melakukan swap dua kali sehari, biaya bulanannya menjadi Rp 360.000.
Perhitungan tersebut merupakan simulasi berdasarkan tarif sekali swap, belum termasuk biaya langganan baterai jika skema yang digunakan mensyaratkannya.

Green SM Tawarkan Skema Sewa Motor Listrik Mulai Rp 39.000 per Hari
Untuk mendukung operasional mitra pengemudi, Green SM juga menawarkan skema kepemilikan kendaraan melalui program rent-to-own atau sewa untuk memiliki.
Berdasarkan pengumuman resmi perusahaan, mitra pengemudi dapat menggunakan skema tersebut dengan biaya mulai Rp 39.000 per hari.
Melalui program ini, pengemudi berkesempatan memiliki kendaraan setelah menjalankan program selama dua tahun, sesuai ketentuan yang berlaku.
Skema tersebut memberikan pilihan bagi mitra pengemudi yang ingin menggunakan motor listrik untuk bekerja sekaligus memiliki kendaraan dalam jangka panjang.











