Awal 2026 Marc Marquez Terpaksa Pakai Paket Aero Versi 2024
Cedera bahu kanan yang dialaminya memaksa Marc Marquez gunakan paket aerodinamis 2024, meski ia menyukai versi aero 2025.

OTORIDER – Marc Marquez, Juara Bertahan MotoGP, mengakui akan mengawali musim 2026 dengan menggunkan paket aerodinamis Ducati 2024, dilansir Crash.Net.
Cedera itu ia peroleh pada saat lap pembuka pada GP Indonesia, di mana ia terlibat crash dengan Marco Bezzecchi dari Aprilia, sehingga ia lebih awal mengakhiri kemenangannya di musim balap 2025 dengan lebih awal.
Kembali berada di atas sadel Ducati GP26 untuk pertama kali pada Januari lalu untuk tes pramusim di tahun ini dan difavoritkan mempertahankan gelar Juara Dunianya.
Namun, cedera bahu yang dideritanya pun menentukan paket aerodinamis yang akan digunakannya pada awal tahun.
Walau pun ia menyukai paket aerodinamis 2025, namun dengan terpaksa ia harus menggunakan paket aerodinamis 2024 pada Ducatinya, agar lebih mudah dikendarai terkait cedera yang dideritanya.
“Pada dasarnya, pada akhirnya, soal aerodinamika, paket aero, Anda perlu menemukan yang terbaik untuk situasi Anda saat ini, untuk gaya berkendara Anda, dan yang berkinerja lebih baik,” katanya pada hari Kamis menjelang Grand Prix Thailand 2026.
“Fakta bahwa saya mundur dalam hal aerodinamika, salah satu alasannya adalah karena saya tidak dapat mengendarai motor dengan cara yang sama seperti tahun lalu saat ini,” lanjutnya.
Lebih jauh ia pun menjelaskan bahwa, aerodinamika 2025 sedikit lebih berat untuk motor, lebih menuntut kondisi fisik. Sehingga ia hanya mencoba menyesuaikan gaya berkendara dalam kondisi fisiknya.
“Tapi ini tidak masalah jika hasilnya tidak maksimal. Kedua [paket] itu bekerja dengan baik, hanya saja dengan cara yang berbeda,” jelasnya.
“Namun salah satu kemampuan saya adalah beradaptasi dengan apa yang saya miliki dan apa yang saya butuhkan. Jadi, saya akan mencoba sekali lagi dalam karier saya untuk menyesuaikan gaya berkendara saya dengan situasi baru ini sampai saya merasa lebih siap,” ungkap lelaki kelahiran 17 Februari itu.
Meski masih dalam pemulihan cedera bahu dan mengalami sakit perut pada saat tes Buriram, Marc Marquez memperoleh hasil yang cukup solid.
Ia juga memperkirakan bahwa tubuhnya akan lebih mudah beradaptasi saat balapan, ketimbang pada saat tes, sehingga ia merasa baik-baik saja.
“Memang benar bahwa saya pikir proses pemulihan saya membuat pramusim ini sedikit lebih sulit untuk memberikan komentar yang tepat dan selalu berkendara dengan cara yang sama,” katanya. “Tetapi, tes selalu lebih sulit bagi kondisi fisik daripada akhir pekan balapan,” lanjutnya. (*)










