Bos Aprilia Racing Soroti Kebangkitan Tim Usai Raih One-Two di MotoGP Brasil
Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang setelah memimpin balapan sejak lap awal, sementara Jorge Martín finis kedua dan mengamankan podium pertamanya bersama Aprilia Racing dalam balapan utama.

OTORIDER – Aprilia Racing mencatatkan hasil bersejarah di MotoGP Brasil 2026 setelah mengunci finis one-two melalui Marco Bezzecchi dan Jorge Martín di Autódromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna, Minggu waktu setempat.
Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang setelah memimpin balapan sejak lap awal, sementara Jorge Martín finis kedua dan mengamankan podium pertamanya bersama Aprilia Racing dalam balapan utama.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menilai hasil ini merupakan buah dari kerja keras tim yang mampu membalikkan keadaan setelah menghadapi awal pekan yang tidak mudah.
“Pekerjaan luar biasa dari Marco yang bersama timnya berhasil membalikkan situasi dari hari Jumat yang sulit hingga nyaris meraih pole position, lalu dengan start sempurna langsung memimpin dan menang tanpa perlawanan,” ujar Massimo Rivola.
Rivola juga mengaku emosional melihat Jorge Martín kembali tampil kompetitif dan kembali naik podium setelah melewati masa sulit.
“Hari Minggu yang sempurna dengan Jorge kembali naik podium. Rasanya emosional melihatnya kembali ke sana dua hari berturut-turut setelah waktu yang panjang,” katanya.
Tak hanya tim pabrikan, Rivola juga menyoroti performa motor Aprilia secara keseluruhan yang tampil kuat sepanjang akhir pekan. Hal itu terlihat dari keberhasilan empat motor Aprilia finis di 10 besar, termasuk penampilan pembalap Trackhouse MotoGP Team.
“Menyenangkan juga melihat banyak Aprilia di barisan depan, bahkan Trackhouse MotoGP Team ada di posisi kedua klasemen tim. Ini semua sinyal yang sangat positif,” lanjut Rivola.
Meski demikian, pria asal Italia itu menegaskan Aprilia belum ingin terlena dengan hasil impresif di dua seri awal musim ini. Menurutnya, seri berikutnya akan menjadi tolok ukur yang lebih jelas untuk menilai kekuatan sebenarnya tim.
“Memang mudah untuk terlalu optimis setelah dua race yang bagus, tapi saya rasa dua seri berikutnya di Austin dan Jerez akan memberi gambaran yang lebih jelas,” ucapnya.
Rivola pun menegaskan bahwa Aprilia kini memiliki fondasi kuat untuk terus bersaing di papan atas MotoGP 2026, terutama dengan duet pembalap yang dinilainya sangat kompetitif.
“Kami punya dua pembalap yang sangat kuat, dan sekali lagi kerja keras dari Noale terbayar, sepadan dengan semua pengorbanan yang kami lakukan bersama,” tuturnya.
Hasil di Brasil juga membuat Aprilia Racing kini memimpin klasemen konstruktor dan tim. Selain itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Aprilia menempatkan dua pembalapnya di dua posisi teratas klasemen sementara kelas utama. (*)










