Honda Masih Perlu Peningkatan Setelah Tes Buriram
Hal tersebut diungkapkan oleh Joan Mir, setelah melihat hasil di tes Sepang, juga pada hari pertama pada tes di Buriram, Thailand.

OTORIDER – Tim pabrikan selalu mengacu pada hasil tes resmi MotoGP dalam mengembangkan motor mereka agar lebih dapat diandalkan saat berpacu melawan para rivalnya di balapan resmi.
Joan Mir, salah satu rider dari tim Honda Racing, menyatakan bahwa Honda belum memiliki ‘paket fantastis’ menjelang musim balap 2026, setelah hari pertama tes di Buriram, seperti dilansir Crash.Net.
Padahal semua berharap Honda dapat memasuki musim 2026 dengan gemilang, mengingat keberhasilan di tahun 2025, dengan satu kemenangan dan tiga podium.
Tampaknya kelanjutan hal tersebut hanya tercermin pada tes Sepang, sedangkan hasil dengan posisi kelima menjadi akhir dari hari pertama tes di Buriram.
Joan Mir, berada di urutan ketujuh, tapi hanya memiliki satu motor yang bisa digunakan akibat masalah teknis. Namun, ia senang dengan upaya time-attack yang dilakukannya.
Meskipun demikian, ia mengakui Honda masih jauh dari menyusun paket yang lengkap.
“Ini sedikit lebih rumit dari yang saya perkirakan, karena di awal hari kami mengalami masalah dengan salah satu motor kami dan kami harus memahami apa yang terjadi, karena kami tidak tahu,” kata Mir.
“Lalu ketika kami beralih ke motor lain, ada sesuatu yang tidak beres dengan motor itu,” lanjutnya.
"Jadi, kami kehilangan waktu pagi, kami menyia-nyiakannya. Kemudian kami mulai bekerja keras dari siang hingga sore hari, dan hasilnya positif. Saat ini kami tidak memiliki paket yang fantastis, tetapi memang benar itu memungkinkan kami untuk mencetak waktu putaran yang bagus,” ungkapnya.
“Saya berkendara sepenuhnya sendirian. Itu bukan waktu putaran yang buruk untuk hari pertama di sini,” lanjut lelaki asal Palma, Spanyol itu.
Ia juga mengatakan bahwa, memang benar bahwa di sini Anda tidak boleh melewatkan apa pun karena waktu putarannya sangat berdekatan, karena treknya tidak terlalu sulit. Jadi, itu menciptakan banyak kesamaan di 10 besar.
Mir juga mengatakan bahwa masalah teknis yang dialami salah satu motornya, membuat Honda tidak dapat melakukan perbandingan langsugn terhadap solusi pengaturan baru.
“Kami memiliki lebih banyak pekerjaan daripada yang saya perkirakan karena masalah pagi ini,” katanya. Mereka telah bekerja hari ini untuk memahami banyak hal, karena ketika Anda hanya bekerja dengan satu motor, biasanya itu adalah motor yang Anda coba berbagai hal, dan kami mencoba berbagai hal tanpa membandingkannya dengan basis kami karena kami mengalami masalah itu,” ungkapnya lagi.
Juara Dunia 2020 itu pun mengatakan bahwa hal itu sedikit mempersulit hari ini, meski yakin timnya dapat menyelesaikannya. (*)










