Intip Kaki-Kaki Motor Honda RC213V MotoGP 2026, Bannya Unik
Di bagian depan, sektor suspensi mengandalkan komponen premium dari Öhlins berupa upside down dengan tabung karbon.

OTORIDER – Motor balap Honda RC213V yang dipamerkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 bulan lalu menarik perhatian pengunjung lewat detail kaki-kakinya yang sarat teknologi balap. Seperti apa?
Di bagian depan, sektor suspensi mengandalkan komponen premium dari Öhlins berupa upside down dengan tabung karbon.
Sistem penyetelannya berada di bagian atas tabung yang terpasang pada segitiga atas, memudahkan mekanik melakukan setelan karakter redaman sesuai kebutuhan lintasan.
Sistem pengereman menggunakan kaliper monoblock racikan Brembo yang sudah dilengkapi kisi pendingin udara guna menjaga suhu kerja tetap optimal saat pengereman ekstrem.
Di area belakang spakbor depan juga terlihat dudukan sensor serta jalur kabel, menandakan perangkat elektronik pemantau performa roda.

Pelek depan memakai produk OZ Racing model palang kipas yang dibalut ban Michelin berukuran unik 12/60-17.
Angka 12 menunjukkan lebar 12 cm (setara 120 mm), sementara 60 menandakan diameter luar ban 60 cm, bukan rasio profil seperti ban motor produksi massal. Angka 17 tetap mengacu pada diameter pelek 17 inci.
Format ukuran ini berbeda dari standar yang biasa dipakai di ajang World Superbike Championship seperti 125/70-17 di depan.
Beralih ke belakang, swing arm motor ini dilengkapi cover karbon dengan air scoop di bagian bawah untuk membantu pendinginan. Lalu ada monosok Ohlins yang menegaskan jika motor ini adalah Display Bike, karena tak dilengkapi oli dan gas di dalam soknya.

Tapi urusan ban belakang, motor ini juga memakai format ukuran tak lazim, yakni 20/69-17 dengan pelek yang juga dikawal OZ Racing.
Artinya lebar ban 20 cm dengan diameter luar 69 cm, berbeda dari standar superbike ban belakang WSBK, yakni 200/65-17.
Pelek belakang tetap menggunakan OZ Racing dan dibekali dua pentil. Fitur ini berfungsi menjaga stabilitas tekanan angin ban saat balap, karena memungkinkan proses pengisian atau pelepasan udara dilakukan lebih presisi. (*)
Berita Populer: Motor Listrik MBG, Harga Skutik Honda, dan Yamaha Gear Ultima Hybrid
Rookie AHRT Tembus 10 Besar ASB1000 ARRC Sepang
Pasukan Astra Honda Raih Podium di AP250 dan SS600 di ARRC 2026 Sepang 









