Jelang GP Prancis, Vega Eda Punya Rival Kuat, Hakim Danish Asal Malaysia
Hakim Danish memiliki pengalaman terlebih dulu untuk berlaga di Le Mans, Prancis.

OTORIDER – Moto3 pada GP Prancis, akan menjadi tantangan tersendiri bagi Vega Ega Pratama, rider Indonesia yang berlaga di ajang tersebut.
Pasalnya rival dari lelaki asal Gunung Kidul, Jawa Tenggah ini akan mendapatkan rival yang lebih unggul, yaitu Hakim Danish Ramli yang berasal dari Negeri Jiran, Malaysia.
Hakim Danish Ramli datang ke Le Mans dengan modal performa konsisten setelah selalu finish di zona poin dalam tiga seri terakhir Moto3 2026 bersama tim MT Helmets-MSI.
Satu-satunya kegagalan Danish meraih poin musim ini terjadi pada seri pembuka di Thailand ketika ia finish di posisi ke-18.
Setelah itu, performanya meningkat dengan finish posisi 10 di Brasil serta posisi 13 di Amerika Serikat dan Spanyol.
Manajer sekaligus legenda MotoGP Malaysia, Zulfahmi Khairuddin, optimistis Danish bisa tampil kompetitif di Le Mans meski kondisi cuaca diprediksi menjadi tantangan utama.
“Le Mans selalu menjadi sirkuit yang menantang, terutama karena cuaca yang sulit diprediksi dan karakteristik teknis lintasannya,” ujar Zulfahmi dilansir dari News Strait Times Malaysia.
Namun, ia lebih memilih fokus pada perkembangan positif yang ditunjukkan Danish sejak seri sebelumnya di Jerez, Spanyol.
“Fokus kami adalah melanjutkan progres positif yang sudah ditunjukkan Danish pada putaran sebelumnya,” lanjutnya.
Hakim Danish juga jadi pesaing Veda Ega dalam Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Pada musim lalu, Veda Ega jadi runner-up Red Bull Rookies Cup 2025, sedangkan Hakim Danish peringkat ketiga.
Tetapi, melihat pengalaman di Sirkuit Le Mans, Hakim Danish rekornya lebih mumpuni. Pembalap 18 tahun itu lebih berpengalaman di dunia balap ketimbang Veda Ega.
Hakim Danish tampil di European Talent Cup sejak 2021 hingga 2023, lalu di Red Bull MotoGP Rookies Cup dari 2023 sampai ke 2025.
Tidak hanya itu, pembalap kelahiran Terengganu, Malaysia ini pun berlaga di FIM JuniorGP World Championship pada 2024 dan 2025. Hal itu yang memberikan pengalaman lebih bagi Hakim Danish menguasai Le Mans.
Sementara Veda Ega tidak pernah tampil di European Talent Cup dan baru membalap di Red Bull MotoGP Rookies Cup pada 2024-2025, lalu di FIM JuniorGP World Championship.
Balap di Le Mans, pada ajang Red Bull Rookies Cup pun, Vega Eda hanya tampil dua kali yaitu pada 2024. Pada Race-1 ia meraih posisi ke-10 dan di Race-2 ia berada di posisi ke-7.
Sedangkan Hakim Danish enam kali membalap di Le Mans dari tiga musim berkarier di Red Bull MotoGP Rookies Cup.
Pada musim 2023, Hakim Danish finish ke-19 pada race pertama di Le Mans, lalu gagal finish pada race 2. Pencapaian lebih bagus dimiliki Hakim pada musim 2024, dengan finish ke-6 dan meraih podium ketiga di race 2.
Hasil terbaik di Le Mans didapat Hakim pada Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Hakim Danish meraih podium kedua dalam dua race di seri Le Mans.
Tetapi, dengan dukungan dan doa terbaik bagi Veda Ega, diharapkan lelaki asal Gunung Kidul itu bisa menorehkan hasil terbaiknya di ajang Moto3 GP Prancis mendatang.











