Jengah Cedera, Marc Marquez Terancam Akhiri Karier MotoGP?
Menurut Pernat, Marc disebut meminta klausul khusus dalam negosiasi kontrak barunya bersama Ducati.

OTORIDER - Rumor pensiunnya Marc Marquez dari MotoGP kembali menguat jelang pertengahan musim 2026.
Kali ini, isu tersebut diembuskan oleh pengamat sekaligus mantan manajer sejumlah pembalap MotoGP, Carlo Pernat, yang menyebut masa depan rider Ducati Lenovo itu mulai berada di ujung tanduk.
Carlo Pernat bukan nama asing di paddock grand prix. Pria asal Italia tersebut pernah menangani sejumlah pembalap top seperti Loris Capirossi, Andrea Iannone hingga Enea Bastianini. Karena kedekatannya dengan lingkungan MotoGP, komentarnya soal Marc Marquez langsung menjadi perhatian.
Menurut Pernat, Marc disebut meminta klausul khusus dalam negosiasi kontrak barunya bersama Ducati.
Klausul itu memungkinkan dirinya pensiun kapan saja tanpa konsekuensi besar, jika kondisi fisiknya tak lagi memungkinkan untuk bersaing di level tertinggi.
Diterpa Cedera Panjang
Isu tersebut muncul di tengah kondisi cedera Marc Marquez yang terus menghantuinya sepanjang musim 2026. Pembalap asal Spanyol itu masih belum sepenuhnya pulih dari sederet cedera lama, ditambah insiden terbaru yang membuatnya kembali menepi dari beberapa agenda balap penting.

Cedera terbaru Marc terjadi usai kecelakaan keras di Sprint Race MotoGP Prancis 2026. Saat itu ia mengalami patah tulang metatarsal kaki kanan dan harus menjalani tindakan medis tambahan pada bahu kanan yang sebelumnya juga sempat bermasalah.
Situasi itu memunculkan spekulasi bahwa musim ini bisa menjadi akhir karier Marc di MotoGP. Apalagi, beberapa musim terakhir karier juara dunia delapan kali tersebut terus dibayangi cedera serius yang memengaruhi performanya di lintasan.
Di sisi lain, Ducati sebenarnya masih ingin mempertahankan Marc Marquez untuk beberapa musim ke depan. Kehadirannya dinilai penting bagi pengembangan motor Desmosedici sekaligus menjaga daya tarik tim pabrikan asal Italia itu di MotoGP.
Namun, Pernat menilai keputusan akhir tetap ada di tangan Marc sendiri. Jika rasa sakit akibat cedera terus datang dan membuatnya kesulitan kompetitif, bukan tidak mungkin pembalap bernomor 93 itu memilih mengakhiri karier lebih cepat.
Sampai saat ini, Marc Marquez sendiri belum memberikan pernyataan resmi soal kemungkinan pensiun. Namun, klausul khusus dalam kontrak baru bersama Ducati disebut menjadi sinyal bahwa sang rider mulai memikirkan masa depan di luar MotoGP. (*)











