Nekat Melawan Keputusan Tim, Jorge Martin Malah Podium
Jorge Martin melawan keputusan tim untuk menggunakan ban belakang Medium, sementara tim menganjutkan pakai Soft.

OTORIDER – Dilansir Crash.Net, Jorge Martin mengatakan bahwa dirinyalah yang berada pada keputusan menggunakn ban belakang Medium, sehingga ia dapat meraih juara pada Sprint Race GP Amerika.
Pada menit-menit terakhir ia memilih menggunakan ban Medium, sesuatu hal yang berbeda dengan pembalap lainnya di grid yang menggunakan ban Soft, bahkan pemilihan ban Medium itu pun bertentangan dengan tim Aprilia.
Di putaran awal, tak ada perbedaan mencolok antara kedua ban tersebut namun di putaran akhir, Martin dapat memangkas satu detik lebih cepat dibandingkan Francesco Bagnaia yang memimpin balapan di putaran sebelum terakhir.
Pembalap Spanyol itu terus memperpendek jaraknya sebelum melakukan manuver di Tikungan 12 pada lap terakhir, yang cukup untuk membawanya meraih kemenangan pertamanya untuk Aprilia.
“Saya sangat senang dengan hari ini. Saya tidak pernah berpikir bahwa ketika saya memulai musim di Thailand, saya akan memenangkan balapan setelah tiga putaran. Ini luar biasa. Saya sangat berterima kasih kepada Aprilia. Mereka banyak membantu saya untuk mencapai level saya lagi,” ungkapnya kepada MotoGP.com.
“Saya merasa seperti pembalap yang lebih baik daripada sebelumnya. Saya merasa lebih kuat. Saya masih merasakan beberapa masalah dengan kondisi fisik saya dalam hal rasa sakit,” lanjutnya.
“Balapan hari ini sangat panjang bagi saya. Saya bisa tetap tenang sepanjang putaran karena saya tahu ban medium saya bekerja dengan baik. Semakin lama semakin baik. Strategi saya sempurna dan saya senang strategi itu membuahkan hasil,” tambahnya.
Martin menambahkan bahwa itu sepenuhnya keputusannya untuk memilih ban Medium, karena Aprilia lebih memilih Soft seperti yang dilakukan sebagian besar rivalnya. (*)







_2024_6fk5.webp)


