Pol Espargaro Dukung Rencana Pembalap Cadangan di MotoGP
MotoGP mengusulkan agar tim menyediakan pembalap cadangan secara permanen seperti pada balap Formula 1.

OTORIDER – Pro dan kontra muncul setelah MotoGP mengusulkan bahwa tim balap harus menyediakan pembalap cadangan secara permanen, sepert pada balap F1.
Tentunya ada yang menyatakan bertentangan, dengan alasan kesulitan mencari pembalap yang bisa tetap untuk siap sedia menggantikan pembalap regular, ketika absen karena harus istirahat setelah kecelakaan.
Namun, Pol Espargaro, dari KTM menyatakan mendukung rencana MotoGP tersebut.
Dilansir Crash, Espargaro percaya bahwa memiliki pembalap cadangan MotoGP "perlu", di tengah diskusi tentang dorongan dari kejuaraan untuk memperkenalkan hal ini.
MotoGP saat ini belum secara resmi meminta tim memiliki pembalap cadangan tetap seperti Formula 1, dengan pekerjaan pengganti biasanya diambil oleh pembalap tes
Muncul laporan bahwa beberapa minggu terakhir, MotoGP meminta tim untuk menyediakan pembalap cadanga yang tetap dan siap mengganti pembalap tetap yang cedera.
Situasi cedera yang dialami tim Tech3, di mana Maverick Vinales dan pembalap uji KTM, Pol Espargaro, telah kembali memunculkan perbincangan ini.
Vinales masih dalam masa pemulihan dari operasi bahu akibat cedera lama, Tech3 awalnya menyiapkan Espargaro sebagai pengganti di Grand Prix Spanyol bulan lalu.
Namun, Espargaro juga mengalami cedera, sehingga Tech3 hanya memiliki satu pembalap di grid di Jerez.
Karena Vinales dan Espargaro masih absen, Tech3 harus memanggil pembalap uji KTM lainnya, Jonas Folger, untuk menggantikan mereka akhir pekan ini di Grand Prix Prancis, meski Folger belum balap untuk MotoGP sejak 2023.
Berbicara pada acara peluncuran GP Catalan mendatang, Espargaro menyetujui bahwa harus ada pembalap cadangan permanen adalah aturan yang harus dipertimbangkan oleh MotoGP.
Meski ia pun mengakui risiko pembalap yang memasuki akhir pekan dengan waktu latihan yang terbatas lebih tinggi dibandingkan pembalap F1.
“Secara pribadi, saya pikir itu perlu,” kata Espargaro tentang cadangan permanen.
“Saya berbincang dengan Guenther Steiner, pemilik baru Tech3, dan dia mengatakan kepada saya bahwa, berasal dari Formula 1, tidak pernah terdengar sebuah mobil berada di pit selama sesi latihan atau balapan dan tidak ikut berkompetisi,” lanjutnya.
“Saya rasa pendapatnya valid, MotoGP tidak bisa dibandingkan dengan F1. Risiko seorang pembalap pada hari Sabtu mengendarai motor untuk menggantikan rekan satu tim yang cedera pada hari Jumat jauh lebih besar daripada jika Anda melakukannya dengan mobil,” ungkapnya lagi.
“Tetapi juga benar bahwa, secara ekonomi dan untuk olahraga ini, membiarkan motor menganggur di pit bukanlah hal yang ideal,” tuturnya. (*)











