Resmi: Joan Mir Perkuat Ducati Di Musim MotoGP 2027
Seperti jejak Marc Marquez, Joan Mir pindah dari Honda ke Gresini Ducati.

OTORIDER – Marquez pindah ke Gresini Ducati pada 2024 dan meraih kemenangan tiga kemenangan di musim itu.
Dari apa yang diraihnya itu mengantarkan Marquez ke Tim Merah dan meraih Juara Dunia di musim lalu.
Di tim Gresini, Mir akan menjadi pemimpin line-up gresini bersama pembalap muda, Dani Holgado, yang juga dikonfirmasi kemarin.
Sementara itu, squad Gresini Ducati saat ini, runner-up tahun lalu Alex Marquez dan pemenang balap, Fermin Aldeguer, masing-masing akan pindah ke KTM dan VR46 Ducati di era 850cc/Pirelli mendatang. “Mulai tahun depan banyak yang akan berubah, tetapi esensi dari Tim MotoGP BK8 Gresini Racing akan tetap sama,” kata pemilik tim Nadia Padovani.
"Kami terus menjadi tim yang berupaya untuk berkembang dari musim ke musim, dan pada tahun 2027 kami akan melakukannya dengan dua pembalap yang sangat kami percayai dan yang siap kami dukung sepenuhnya,” lanjutnya.
"Dani adalah profil yang telah lama kami pantau dan kami senang dia dapat memulai pengalaman rookie-nya bersama kami. "Joan adalah Juara Dunia MotoGP: rekornya berbicara sendiri. Yang satu berada di awal perjalanannya, yang lain bertujuan untuk menemukan kembali sensasi terbaiknya dan memaksimalkan potensinya,” ungkapnya lagi.
Awalnya diperkirakan Mir akan ‘reuni’ dengan mantan bos-nya di Suzuki, Davide Brivio di Trackhouse Racing, terkait HRC telah merekrut Fabio Quartararo dan bintang Moto2 David Alonso.
“Joan memutuskan di Jerez untuk meninggalkan Honda di akhir tahun dan meminta saya untuk mencari proyek yang bagus untuknya,” kata manajer Mir, Paco Sanchez, kepada Crash.net pada pertengahan Mei. “Kami membuat kemajuan yang baik, tetapi kami belum menyelesaikan kesepakatan apa pun,” lanjutnya.
Namun, kepindahan Mir ke Gresini mempertemukannya dengan kepala kru pemenang gelar Suzuki 2020, Frankie Charchedi, yang sejak itu meraih kemenangan balapan bersama Fabio di Giannantonio, Marc Marquez, dan Fermin Aldeguer.
Mir, meraih gelar juara dunia MotoGP pada musim keduanya di Suzuki, bersama Marc Marquez di HRC pada saat proyek GSX-RR ditutup pada tahun 2022.
Lantas pada debutnya bersama Honda ia merosot ke peringkat ke-22 dan kemudian di musim berikutnya turun ke peringkat ke-23, gagal mencapai finish dalam 23 grand prix.
Tahun lalu akhirnya membuahkan hasil dengan meraih dua podium di Motegi dan Sepang, sebelum kehilangan posisi kedua di Catalunya di musm ini karena penalti tekanan ban pascabalapan.
Namun, dengan hanya menyelesaikan empat dari sepuluh grand prix Mir saat ini berada di peringkat ke-18 kejuaraan dunia. (*)











