Sirkuit Jalan Raya Adelaide Resmi Gantikan Phillip Island di MotoGP Australia Mulai 2027
Pengumuman dari MotoGP ini sekaligus menutup era panjang lintasan legendaris tersebut yang sudah jadi tuan rumah sejak 1997.

OTORIDER - MotoGP akhirnya memastikan seri GP Australia bakal pindah dari Phillip Island ke sirkuit jalan raya baru di Adelaide mulai musim 2027.
Pengumuman dari MotoGP ini sekaligus menutup era panjang lintasan legendaris tersebut yang sudah jadi tuan rumah sejak 1997.
Perpindahan venue terjadi setelah penyelenggara balap dan Pemerintah Australia Selatan meneken kontrak enam tahun untuk balapan di Adelaide Street Circuit sampai 2032, dengan debut event dijadwalkan berlangsung tiga hari pada November 2027.
Layout trek barunya sudah diperkenalkan ke publik oleh Chief Sporting Officer Carlos Ezpeleta bersama Premier negara bagian Peter Malinauskas.
Sirkuit ini diklaim bakal jadi trek jalan raya pertama dalam sejarah MotoGP, punya panjang sekitar 4,195 km dengan 18 tikungan dan potensi top speed motor tembus 340 km/jam, plus area run-off luas demi standar keselamatan modern.

Sementara itu, musim 2026 bakal jadi balapan perpisahan di Phillip Island. Relokasi ini sempat menuai protes karena lintasan tersebut dikenal sebagai salah satu trek terbaik di dunia.
Bahkan mantan juara dunia Casey Stoner ikut menyoroti nilai historisnya. Pemerintah Victoria sebelumnya juga menolak opsi memindahkan balapan ke Melbourne dan memilih mempertahankan lokasi lama, yang akhirnya membuat kontrak tidak berlanjut setelah 2026.
Dari sisi tuan rumah baru, Adelaide melihat ajang ini sebagai peluang besar mendongkrak pariwisata sekaligus eksposur global kota.
Jadwalnya bahkan diatur dua minggu sebelum Supercars Adelaide supaya infrastruktur bisa dipakai bareng dan gangguan kota lebih minim.
Perpindahan ini juga terjadi di tengah perubahan besar di balik layar. Pemegang hak komersial lama, Dorna Sports, resmi berganti nama jadi MotoGP Sports Entertainment Group mulai 2026 setelah diakuisisi oleh Liberty Media yang membeli sekitar 84 persen saham senilai €4,2 miliar.
Rebranding ini disebut sebagai sinyal ambisi memperluas jangkauan global dan menarik penonton baru, termasuk lewat strategi menggelar balapan lebih dekat ke pusat kota—persis seperti langkah memindahkan GP Australia ke sirkuit jalan raya. (*)










