Start Ulang Jadi Kunci, Veda Ega Pratama Amankan Podium Ketiga di Moto3 Brasil
Veda Ega Pratama mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di Moto3 Brasil 2026 setelah balapan dramatis dengan bendera merah.

OTORIDER - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mengukir sejarah gemilang di ajang Moto3 musim 2026. Ia berhasil meraih podium ketiga pada seri Moto3 Brasil 2026 yang berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan bagi dunia balap Indonesia.
Hasil ini sekaligus menandai tonggak penting dalam karier Veda Ega Pratama, yang tampil impresif sepanjang balapan dengan menunjukkan determinasi tinggi, strategi matang, serta kemampuan bersaing di level dunia.
Balapan Dramatis dengan Bendera Merah
Balapan Moto3 kali ini berlangsung penuh drama. Veda Ega Pratama yang muali dari posisi keempat empat tampil menjanjikan dengan langsung menembus posisi tiga pada lap-lap awal.
Namun, ketatnya persaingan membuat Veda sempat tersenggol pembalap lain hingga harus turun ke posisi tujuh. Situasi semakin sulit ketika ia kembali merosot hingga posisi ke-10.
Balapan kemudian dihentikan sementara setelah insiden kecelakaan yang melibatkan Scott Ogden (CIP Green Power) , yang memicu dikibarkannya bendera merah. Kondisi ini mengubah jalannya lomba secara signifikan.
Restart Jadi Titik Balik
Setelah balapan dihentikan, lomba dilanjutkan dengan format restart sejauh lima lap. Posisi ditentukan berdasarkan urutan pada akhir lap ke-14, membuat Veda harus memulai kembali dari posisi ke-10.
Di sisi lain, Maximo Quiles berhasil memimpin balapan dengan keunggulan cukup jauh, meski terus dibayangi rekan setimnya, Marco Morelli.
Momentum restart justru dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Veda. Ia langsung merangsek ke posisi delapan, lalu terus memperbaiki posisi secara konsisten.
Manuver Krusial di Lap Akhir
Performa Veda Ega Pratama semakin impresif di dua lap terakhir. Ia berhasil naik ke posisi keempat dan mulai mendekati Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo.
Memasuki lap terakhir, pertarungan sengit terjadi di barisan depan. Marco Morelli sempat mencoba menyalip Maximo Quiles, namun gagal merebut posisi pertama.
Di momen yang sama, Veda melakukan manuver krusial dengan menyalip Alvaro Carpe dan mengamankan posisi ketiga hingga garis finis.

Komentar Veda: Pencapaian Terbesar
Usai balapan, Veda Ega Pratama mengaku sangat bersyukur atas hasil yang diraih. "Luar biasa. Saya sempat kesulitan sebelum bendera merah dikibarkan, tetapi ini menjadi pencapaian terbesar saya sejauh ini," ujarnya dalam wawancara resmi MotoGP.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan. "Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, sponsor, serta keluarga yang menyaksikan dari Indonesia. Ini sungguh luar biasa." papar Veda.
Aksi heroik Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil 2026 menunjukkan mental juara dan kemampuan adaptasi tinggi, terutama dalam situasi sulit seperti restart balapan.
Dengan memanfaatkan momentum secara maksimal, Veda berhasil mencatatkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium di Grand Prix. Sebuah pencapaian yang tak hanya membanggakan, tetapi juga membuka babak baru bagi motorsport Indonesia di kancah dunia. (*)







_2024_6fk5.webp)


