Tak Ingin Ke Sirkuit Tanpa Balapan, Alex Rins Tak Mau Jadi Rider Cadangan
Pembalap Monster Energy Yamaha itu menolak peluang menjadi pembalap cadangan permanen pada MotoGP 2027.

OTORIDER – MotoGP 2027 tampaknya bakal ada beberapa hal berbeda dibandingkan sebelumnya, selain menggunakan motor dengan kapasitas mesin 850cc juga ada usulan penggunaan rider cadangan permanen dari tiap tim.
Diberitakan Autosport.com, bahwa Liberty berdiskusi dengan MSMA (Asosiasi Pabrikan MotoGP) untuk memastikan setiap pabrikan memiliki satu atau dua pembalap cadangan permanen.
Meski saat ini, tim pabrikan sudah memiliki test rider, namun bertugas membantu pengembangan motor. Tetapi sesekali menjadi pembalap cadangan, meski tidak permanen.
Tetapi hal tersebut ditanggapi dengan pesimistis oleh Davide Tardozzi, Manajer tim Ducati Lenovo.
Sebab, para test rider itu tidak bisa secara mendadak menggantikan pembalap regular yang cidera, karena jadwal balap bisa berbeda dengan jadwal uji coba di sirkuit atau negara yang berbeda.
Selain itu juga sulit menemukan pembalap dari luar dengan kemampuan setara dengan pembalap regular yang masih aktif di MotoGP.
Namun, ada gagasan bagi para pabrikan untuk menggaet rider yang terancam terdepak dari MotoGP, salah satunya Rins. "Saya belum pernah dengar usulan memperkenalkan rider pengganti. Bahkan, saya tak tahu hal itu ada di F1," ujar lelaki asal Spanyol itu.
"Sebagai pembalap, saya pernah menghadiri beberapa Grand Prix dengan mengetahui bahwa saya tidak akan balapan karena cedera. Dan itu sangat sulit bagi saya,” tambah pembalap berusia 30 tahun ini.
Rins juga meyakini bahwa para pembalap cadangan permanen pasti bakal jengkel harus bepergian ke berbagai sirkuit tapi hanya bisa 'nongkrong' di garasi tim untuk menunggu ‘kesempatan’ balapan di MotoGP.
"Jika akhirnya diterapkan, itu bisa sangat sulit bagi orang yang harus bepergian, dan harus menunggu sepanjang akhir pekan," ungkap Rins, yang lalu menegaskan bahwa ia tidak akan menerima tawaran jadi rider cadangan permanen.
"Saya tidak akan melakukannya, karena itu berarti harus jauh dari rumah pada hari yang sama dengan pembalap reguler, tetapi menyadari hal yang normal adalah Anda tidak naik motor," pungkasnya. (*)










