BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat, Ini Tips Aman untuk Pengendara Motor
BMKG keluarkan peringatan dini cuaca hujan sedang hingga lebat di Jabodetabek pada 7–8 Mei 2026. Simak tips aman berkendara motor saat hujan agar tetap selamat di jalan.

OTORIDER - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek yang berlaku pada 7–8 Mei 2026.
Berdasarkan informasi BMKG di Instagram, pada Rabu (6/5),, sejumlah wilayah seperti Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta wilayah penyangga seperti Bogor dan Depok berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian khusus bagi para pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang lebih rentan terhadap risiko kecelakaan saat cuaca buruk.
Pentingnya Keselamatan Berkendara Saat Hujan
Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, menegaskan bahwa berkendara saat hujan membutuhkan kewaspadaan ekstra.
Menurutnya, hujan merupakan tantangan tersendiri yang harus dihadapi dengan penuh kehati-hatian, fokus, serta pemahaman kondisi jalan agar perjalanan tetap aman hingga tujuan.
"Hujan bukan hal mudah dihadapi oleh para pengendara sepeda motor, ini seperti tantangan yang harus diselesaikan secara hati-hati dan penuh tanggung jawab. Fokus dan memahami situasi serta kondisi menjadi penting, agar kita dan sesama pengguna jalan bisa merasakan bagaimana berkendara aman dan selamat sampai ke tujuan,” ujar Agus
Tips Aman Berkendara Motor Saat Hujan
1. Pastikan Kondisi Motor Prima
Sebelum berangkat, pastikan seluruh komponen motor dalam kondisi baik. Periksa sistem pengereman, lampu, dan kelistrikan. Jika ditemukan masalah, segera lakukan servis di bengkel resmi seperti AHASS agar performa kendaraan tetap optimal.
2. Rencanakan Rute Perjalanan
Hujan sering memicu kemacetan dan banjir. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan rute perjalanan sejak awal. Gunakan aplikasi navigasi atau pantau informasi lalu lintas untuk memilih jalur alternatif yang lebih aman.
3. Perhatikan Marka dan Rambu Lalu Lintas
Jangan abaikan marka jalan dan rambu lalu lintas meskipun kondisi hujan. Marka membantu menjaga posisi kendaraan tetap di jalur, sementara rambu memberikan informasi penting terkait kondisi jalan di depan.
4. Berkendara dengan Hati-Hati
Permukaan jalan yang basah meningkatkan risiko tergelincir. Hindari kecepatan tinggi, pengereman mendadak, dan jaga jarak aman dengan kendaraan lain. Berkendara secara stabil menjadi kunci keselamatan.
5. Gunakan Jas Hujan yang Tepat
Gunakan jas hujan model setelan, bukan ponco. Selain lebih aman karena tidak mudah tersangkut roda atau rantai, jas hujan setelan juga lebih efektif melindungi tubuh dari air dan menjaga suhu tubuh tetap hangat.
Tetap Waspada di Tengah Cuaca Ekstrem
Agus Sani kembali mengingatkan bahwa pengendara harus selalu waspada terhadap kondisi sekitar. Memahami risiko dan mengambil keputusan secara bijak di jalan sangat penting untuk menghindari kecelakaan. “Meski kondisi hujan, pengendara sepeda motor harus tetap hati-hati dan selalu waspada dengan kondisi sekitar. Pahami risiko yang muncul jika berkendara secara tidak hati-hati, dan selalu penuh perhitungan dalam mengambil keputusan di jalan,” tutup Agus Sani.
Dengan meningkatnya intensitas hujan di wilayah Jabodetabek, kesadaran akan keselamatan berkendara menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. (*)










