Classy Modifest Vs Customaxi Yamaha, Ternyata Ini Perbedaan Gaya Modifikasinya
Classy Modifest diperuntukkan bagi pengguna Yamaha Classy, khususnya Fazzio dan Grand Filano. Sementara Customaxi menjadi wadah modifikasi bagi pengguna Yamaha Maxi Series.

OTORIDER - Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali menggelar dua ajang kontes modifikasi dengan karakter berbeda pada 2026, yakni Classy Modifest dan Customaxi. Meski sama-sama mendapat respons positif dari konsumen, kedua ajang tersebut menyasar segmen pengguna yang memiliki karakter berbeda.
Classy Modifest diperuntukkan bagi pengguna Yamaha Classy, khususnya Fazzio dan Grand Filano. Sementara Customaxi menjadi wadah modifikasi bagi pengguna Yamaha Maxi Series.
Dimas Syafar, Manager Branding & Promotion, MAXi & Sport Group PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), mengatakan animo terhadap kedua kontes tersebut sama-sama bagus. Namun, terdapat perbedaan karakter modifikasi yang ditampilkan para peserta.

"Animo sama-sama bagus, cuma beda segmen. Kalau Classy itu lebih light. Ibaratnya yang pengen kelihatan tampilannya oke, enak dilihat, cantik, cakep," ujar Syafar saat ditemui Otorider di Bandung, Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya, karakter tersebut berbeda dengan peserta Customaxi. Pengguna Maxi Series dinilai memiliki kecenderungan untuk menonjolkan identitas dan karakter motornya melalui ubahan yang lebih detail.
"Kalau Maxi, orang-orangnya biasanya itu royal dan pengen beda dengan yang lain," katanya.
Syafar menjelaskan, karakter tersebut juga berkaitan dengan konsep yang dibawa lini Maxi Series, yakni Pride and Performance. Menurutnya, nilai tersebut kemudian turut tercermin dalam gaya modifikasi yang diterapkan konsumen.

"Poin utamanya juga Maxi itu ada corenya, Pride and Performance. Itu yang biasanya konsumen bawakan ke motornya masing-masing, kebanggaannya mereka terhadap motor dan juga performanya," jelasnya.
Meski motor yang mengikuti kontes modifikasi tidak digunakan untuk mengejar performa seperti motor balap, unsur tersebut tetap terlihat dari konsep modifikasi yang dipilih. Misalnya melalui penggunaan komponen bernuansa racing maupun racing concept.
"Walaupun kalau kita kustomisasi kan kita enggak jalanin performanya, cuma esensi itu muncul di modif-modifannya, pakai part racing, pakai konsep racing, dan yang lain," tutup Syafar. (*)

Aldi Satya Mahendra Bidik Top 10 di World Supersport Estoril, Portugal
Meriah! Meet & Greet Rider Yamaha MotoGP Toprak Razgatlıoğlu di SMA Negeri 3 Mataram
Tampil di YZ BLU CRU FIM Europe Cup SuperFinale, Djanoko Mahija Aribowo Level Internasional 









