Intip Honda CBR1000RR-R Versi Balap AHRT untuk ARRC 2026, Speknya Serius!
Motor ini akan menjadi tunggangan pebalap Indonesia Muhammad Adenanta Putra, yang musim ini tampil dengan nomor start 88.

OTORIDER - Musim balap Asia Road Racing Championship 2026 akan segera dimulai pada April mendatang. Salah satu motor yang menarik perhatian adalah Honda CBR1000RR-R Fireblade milik Astra Honda Racing Team yang akan berlaga di kelas ASB1000.
Motor ini akan menjadi tunggangan pebalap Indonesia Muhammad Adenanta Putra, yang musim ini tampil dengan nomor start 88.
Secara tampilan, motor balap tersebut tampil agresif dengan balutan livery khas Astra Honda Racing Team. Fairing depan tidak lagi menggunakan lampu seperti versi jalan raya, melainkan model khusus balap yang dilengkapi winglet untuk meningkatkan downforce saat melaju di kecepatan tinggi.

Bagian belakang juga dibuat minimalis dengan bodi single seat khas motor balap serta jok tipis untuk mendukung ergonomi saat melibas tikungan.
Di sektor kaki-kaki, bagian depan mengandalkan suspensi Showa dengan as berkelir biru. Komponen ini merupakan versi yang lebih advance dibanding tipe standar. Suspensi tersebut memiliki pengaturan kompresi di bagian atas dan bawah untuk memudahkan mekanik melakukan setelan sesuai karakter sirkuit.
Sistem pengereman mengandalkan master rem Nissin yang dilengkapi remote adjuster di sisi kiri setang, memungkinkan pebalap mengatur jarak tuas rem saat balapan. Selang remnya menggunakan tipe braided dari Goodridge.
Sejumlah komponen balap lain juga terpasang pada motor ini. Steering damper elektronik bawaan dicopot untuk kebutuhan setup balap, sementara pelindung tuas rem atau lever guard menggunakan produk RCB.

Sektor pembuangan memakai knalpot dari HARC Pro. Di bagian belakang terpasang suspensi Showa tipe BFRC dengan setelan yang lengkap.
Untuk menunjang posisi berkendara, footstep menggunakan produk adjustable dari TSR serta sudah dilengkapi quickshifter. Sementara bannya menggunakan Dunlop tipe slick yang menjadi one make tyre di kelas ASB1000.
Mesin yang digunakan relatif masih standar sesuai regulasi kelas ASB1000, dengan ubahan yang sangat minim agar tetap mengutamakan reliabilitas sepanjang musim balap. (*)
Kesiapan Pabrikan AISI Produksi Motor Listrik Masih Beragam, Pasar Dinilai Belum Matang
Honda dan Suzuki Tanggapi Hati-Hati Wacana Prioritas Motor Listrik untuk Pasar Domestik
Ini Peringkat Pembalap Indonesia di Klasemen Tiap Kelas ARRC 2026 Usai Seri Sepang 









