Kiat Aman Bermotor Ketika Bertemu Rombongan Pemudik
Ketertiban di jalan yang dipakai bersama, menjadi kunci kelancaran perjalanan dan aman di jalan. Baik ketika sendirian maupun berombongan.

OTORIDER – Meski tidak melakukan mudik menggunakan motor, namun bukan mustahil bertemu rombongan pemudik bermotor di jalan yang sama.
Biasanya mereka berombongan dengan mengangkut orang dan barang yang tak jarang berlebihan.
Jika demikian, sebaiknya waspada ketika berada di tengah-tengah rombongan tersebut. Seperti diungkapkan oleh Jusri Pulubuhu, owner dan lead instructor Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC), yang juga pemegang SRT dari Harley-Davidson, Amerika Serikat.
“Hendaknya bersikap waspada dan antisipatif, karena mereka membawa beban yang melebihi kapasitas standar sepeda motor, sehingga mudah kehilangan keseimbangan,” terang Jusri dalam sebuah kesempatan.
Hal yang perlu dilakukan adalah tetap tenang bermotor, berada di jalur yang ideal dan tidak menghalang-halangi rombongan tersebut.
“Sebaiknya memberi jarak antara pengendara di depan dengan selang-seling sehingga berjarak sekitar dua motor, dengan satu motor berada di bagian depan yang tidak sejajar dengan kita,” kiatnya.
Tujuannya, agar ketika motor di depan kita mengalami gangguan atau perubahan perilaku, masih dapat menghindarinya, karena berjarak tidak terlalu dekat.
Menjaga kecepatan saat bekendara juga sebaiknya selalu dilakukan, karena ketika berada dalam sebuah rombongan, pandangan ke jalan kerap terbatas, sehingga sudah bermanuver mendadak kalau terlalu cepat. (*)







_2024_6fk5.webp)


