Merawat Motor Sebelum Ditinggal Berlibur
Sebelum berlibur, pastikan tunggangan kesayangan ditinggalkan dalam kondisi yang baik. Sehingga ketika akan digunakan tak mengalami kendala.

OTORIDER – Meninggalkan barang kesayangan, tentu harus diperhatikan kondisinya saat ditinggalkan, sehingga saat akan digunakan tetap dalam kondisi baik.
Catur Wibowo, Senior Trainer, ORD Rekacipta Dinamika mengatakan, agar meninggalkan tunggangan kesayangan dalam kondisi yang baik, sehingga ketika akan digunakan kembali tak mengalami kendala.
“Sebaiknya cuci bersih dan keringkan, parkirkan di permukaan yang rata, tekanan angin ban sedikit ditambah, lantas usahakan menggunakan selubung penutup agar terhindar dari debu dan kotoran,” tuturnya saat wawancara dengann Otorider beberapa waktu lalu.
Ia juga menambahkan, sebaiknya disimpan dalam garasi yang tertutup, sehingga terlindungi dari hujan dan panas.
Lantas, perhatikan juga sekeliling, jangan biarkan ada tempat bersarang bagi serangga atau binatang pengerat yang bisa menganggu, missal tikus atau kecoa.
Menambah tekanan angin ban, agar ban motor yang ditinggalkan tidak kekurangan angin ketika kita pulang, karena besar kemungkinan angin ban akan berkurang saat ditinggalkan.
Permukaan tanah yang terlalu dingin, bisa menyebabkan munculnya Ozone Crack, seperti diungkapkan oleh Zulpata Zainal, pemerhati otomotif yang sudah purnakarya dari perusahaan ban nasional.
“Bisa timbul keretakan dari uap ozon yang naik ke permukaan tanah, sehingga sebaiknya tidak meletakkan ban di atas permukaan yang terlalu dingin,” ungkap Zulpata dalam sebuah kesempatan.
Dapat dilihat timbulnya retakan seperti retak rambut di bagian sisi ban (sidewall). (*)










