Oli Motor Makin Mahal, Tren Oli Diesel Long Drain Diprediksi Meningkat
Salah satu yang mulai banyak diperbincangkan adalah penggunaan oli diesel atau oli long drain pada sepeda motor.

OTORIDER — Kenaikan harga oli motor yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir diperkirakan akan mendorong sebagian pengguna mencari alternatif pelumas dengan masa pakai lebih panjang.
Salah satu yang mulai banyak diperbincangkan adalah penggunaan oli diesel atau oli long drain pada sepeda motor.
Pemilik bengkel JDM Project, Joddy Ario, menilai tren tersebut berpotensi meningkat seiring melonjaknya harga pelumas motor konvensional.
Menurutnya, sebagian pengguna mungkin tertarik mencoba oli diesel karena dianggap memiliki interval penggantian lebih panjang dibandingkan oli motor pada umumnya.
"Kemungkinan oli diesel juga bakal laris. Oli yang katanya long drain," ujar pemilik bengkel asal Jatiwaringin ini kepada Otorider.
Meski demikian, ia menegaskan pihaknya tidak merekomendasikan penggunaan oli diesel pada sepeda motor yang memang tidak dirancang untuk menggunakan jenis pelumas tersebut.
Joddy mengatakan spesifikasi oli diesel dan oli motor memiliki karakteristik berbeda, sehingga pengguna perlu memahami risiko yang mungkin timbul sebelum memutuskan beralih.
"Kami tetap tidak menyarankan dan tidak akan melayani konsumen yang mau pakai oli diesel. Kalau mau coba, silakan di bengkel lain," tegasnya.
Menurut Joddy, langkah paling aman tetap menggunakan oli yang sesuai rekomendasi pabrikan. Meskipun harganya mengalami kenaikan, penggunaan pelumas yang tepat dinilai lebih penting untuk menjaga keawetan mesin dibanding mengejar interval penggantian yang lebih panjang. (*)











