Tekanan Angin Ban Kurang, Bikin Konsumsi Bahan Bakar Boros
Lakukan sebagai kegiatan rutin, agar selalu memeriksa tekanan angin ban dalam waktu minimal seminggu sekali agar tetap terjaga,

OTORIDER – Asep, seorang karyawan perusahaan swasta dibuat bingung dengan apa yang terjadi dengan tungganganya sehari-hari.
Warga Buaran, Bekasi ini merasa heran, kenapa sejak kembali pulang ke rumah keluarganya, motor Yamaha Lexi yang biasa dia gunakan, menjadi boros bahan bakar.
“Dulu, di tempat kerja yang lama, di daerah Karawang, motor saya irit-irit saja, tetapi kenapa sejak pindah ke tempat yang sekarang, menjadi boros, padahal jarak tempuhnya tidak jauh berbeda,” kata lelaki beranak du aitu.
Memang, sebelumnya ia berangkat dari tempat kos menuju tempat kerja yang lama, ia berangkat sendirian dengan jarak sekitar 12 km, dengan rute melalui jalan yang tidak mulus, jadi tidak terlalu laju.
Kini di tempat kerja yang baru, dengan jarak kurang lebih sama, melalui jalan yang selalu mulus, tetapi terasa lebih boros.
Alhasil ia mendatangi bengkel dan ingin mesinnya diperiksa. “Bengkel tidak menemukan adanya kejanggaan pada mesin,” ungkap Asep. Tetapi, sepulang dari bengkel jadi lebih irit, katanya.
Memangnya apa yang dilakukan oleh bengkel? Selain servis, juga pemeriksaan rem, tekanan angin ban juga melumasi bagian yang perlu dilumasi.
“Tekanan angin bannya rendah, maklum sering dipakai di jalan jelek sebelumnya,” ungkap Asep.
Nah, hal itulah yang menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, karena ban dengan tekanan angin rendah akan lebih berat.
Simak juga kata Catur Wibowo, Senior Trainer, dari PT ORD Ciptareka Mandiri. “Sebaiknya secara rutin memeriksa tekanan angin ban, minimal seminggu sekali agar tetap nyaman digunakan, juga roda memiliki traksi yang baik,” ungkapnya.
Lantas lelaki yang disapa Ninot ini juga menyarankan agar mengukur tekanan angin ban menggunakan alat ukur yang akurat, tidak mengandalkan perasaan.
Juga sebaiknya dilakukan pada saat ban dalam keadaan dingin karena pada saat setelah dipakai ban akan memuai. (*)











