Bukan Diskriminasi, Ini Alasan Mengapa Parkir Motor di Mal Jauh dari Pintu Masuk

Dipublikasikan : Jumat, 13 Desember 2024 11:55

Keputusan tersebut bukanlah bentuk diskriminasi, melainkan upaya untuk menciptakan lingkungan parkir yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak.

Bukan Diskriminasi, Ini Alasan Mengapa Parkir Motor di Mal Jauh dari Pintu Masuk
Ilustarsi parkir motor (Foto : Otorider/undefined)
Ilustarsi parkir motor (Foto : Otorider/undefined)

OTORIDER - Di tengah maraknya pembangunan mal di berbagai kota besar, seringkali ditemukan keluhan dari pengguna sepeda motor mengenai lokasi parkir yang jauh dari pintu masuk. Meski sama-sama membayar biaya parkir, kenyataan bahwa parkir motor kerap berada di tempat yang lebih jauh dibandingkan mobil menimbulkan pertanyaan. Apakah ini bentuk diskriminasi? Atau ada alasan lain di balik penempatan tersebut?

Menurut Chief Executive Officer Centre Park, Charles Oentemo, yang merupakan penyedia layanan perparkiran di Indonesia, penempatan lokasi parkir motor tidak dimaksudkan untuk diskriminasi, melainkan didasarkan pada pertimbangan keamanan dan ilmu parkir.

“Kalau motor ditempatkan di dekat lobi, crowd-nya otomatis sulit diatur. Ini bisa membahayakan orang yang berada di area tersebut, karena berisiko berseliweran dan mengenai orang lain,” ujar Charles kepada Otorider, Kamis (12/12).

Tantangan dalam Manajemen Perparkiran

Seiring dengan pesatnya urbanisasi dan meningkatnya kepemilikan kendaraan, industri perparkiran menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari keterbatasan ruang parkir, kebutuhan digitalisasi, hingga tuntutan untuk menerapkan keberlanjutan.

Charles menegaskan bahwa masa depan perparkiran harus sejalan dengan kebutuhan mobilitas modern. “Kami percaya bahwa masa depan perparkiran harus mendukung keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan. Semua keputusan terkait penempatan parkir didasarkan pada faktor-faktor ini,” pungkasnya.

Meski parkir motor sering kali jauh dari pintu masuk, penyedia layanan parkir terus berupaya meningkatkan kenyamanan pengendara. Beberapa solusi seperti peningkatan aksesibilitas, penggunaan teknologi untuk mempermudah pembayaran, hingga penambahan fasilitas seperti area tunggu menjadi langkah-langkah yang mulai diterapkan di beberapa mal. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Mengenal Empat Model Honda Beat 2025, Harga Mulai Rp 18,53 juta

#2

Jangan Khawatir! Bengkel AHASS di Jakarta dan Tangerang Tetap Buka Selama Libur Lebaran

#3

Penerus Yamaha Byson Kini Berteknologi Hybrid Mirip Fazzio

#4

Harga BBM Shell, BP, dan Vivo Turun per April 2025, Ini Daftar Lengkapnya!

#5

Hadiah Lebaran! Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Non-Subsidi

Terbaru

Berita | 13 menit yang lalu

Tujuh Fitur Yamaha NMax Turbo Ini Cocok Buat Perjalanan Jauh

Perjalanan touring keluar kota kerap dilakukan di musim liburan. Buat Anda pengguna Yamaha NMax Turbo bisa manfaatkan tujuh fitur berikut ini.

Berita | 2 jam yang lalu

Tips Memilih Jaket Motor untuk Cuaca Panas

Jaket motor bukan sekadar pelengkap gaya, tetapi juga berperan penting dalam melindungi pengendara dari cuaca ekstrem dan risiko kecelakaan.

Berita | 5 jam yang lalu

Ini Fakta Honda New CBR150R MotoGP Edition, Pengguna Livery Repsol Terakhir di Indonesia

Dalam artikel sebelumnya, pihak PT Astra Honda Motor (AHM) menyatakan tidak lagi melepas edisi Repsol Honda di Indonesia. Termasuk CBR150R ini.

Berita | 22 jam yang lalu

Update Harga Yamaha Fazzio Hybrid-Connected per April 2025

Sekadar catatan, keseluruhan harga terbaru Yamaha Fazzio ini bersumber dari laman resmi Yamaha Indonesia dan merupakan on the road Jakarta.

Berita | 1 hari yang lalu

Saat Ini AHM Tak Lagi Jual Motor Berlivery Repsol Honda

Hadirnya Castrol sebagai pengganti posisi Repsol yang telah menjadi sponsor mereka di MotoGP sejak era GP500 di dekade 90-an berefek ke model yang dijual.

Beranda Trending Motor Listrik