Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Fakta Mengejutkan: Satu Keluarga di Jakarta Bisa Punya Dua hingga Tiga Motor

Dipublikasikan : Senin, 19 Januari 2026 15:04

Warga Jakarta rata-rata memiliki dua sepeda motor dalam satu keluarga. Wahana Honda mengungkap mayoritas pembeli motor adalah pemilik motor kedua dan ketiga.

Pengguna motor di Jakarta. (Foto: Istimewa)
Pengguna motor di Jakarta. (Foto: Istimewa)

OTORIDER - Fakta menarik terungkap dari dinamika kehidupan perkotaan di Ibu Kota. Di tengah kemacetan yang semakin padat dan keterbatasan transportasi publik di beberapa wilayah, ternyata sebagian besar warga Jakarta memiliki lebih dari satu sepeda motor dalam satu rumah tangga. Fenomena ini bukan sekadar asumsi, tetapi juga ditegaskan oleh pelaku industri otomotif roda dua.

Division Head of Sales PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku main dealer Wahana Honda wilayah Jakarta–Tangerang, Olivia Widyasuwita, mengungkapkan bahwa mayoritas konsumen sepeda motor Honda saat ini merupakan pembeli yang sudah memiliki kendaraan roda dua sebelumnya.

“Konsumen-konsumen kami kan rata-rata motornya itu sudah motor ke-2, ke-3 gitu ya,” ujar Olivia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Rasio Kepemilikan Motor di Jakarta Sudah 2:1

Menurut Olivia, tingkat kepemilikan sepeda motor di Jakarta sudah tergolong sangat tinggi. Ia menyebut rasio kepemilikan motor di Ibu Kota telah mencapai dua banding satu.

“Kalau kita bicara density itu sebenarnya sudah 2:1. Jadi maksudnya itu 1 keluarga memiliki 2 motor,” jelasnya.

Kondisi ini mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat Jakarta. Dalam satu keluarga, masing-masing anggota kerap membutuhkan kendaraan sendiri untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas harian lainnya.

Pengguna motor di Jakarta. (Foto : Otorider/Ilham Pratama)

Tangerang Berbeda, Pola Hunian Jadi Faktor Penentu

Meski masih berada dalam wilayah pemasaran WMS, kondisi kepemilikan motor di Tangerang dinilai berbeda dibandingkan Jakarta. Struktur wilayah, jarak tempuh, serta pola hunian menjadi faktor pembeda utama.

“Kalau Tangerang itu mungkin masih 1:1 atau mungkin di bawahnya ya,” papar Olivia.

Wilayah Tangerang yang memiliki kawasan perumahan lebih luas dan terintegrasi dinilai membuat penggunaan kendaraan bisa lebih terpusat dalam satu keluarga, tidak seperti Jakarta yang cenderung padat dan tersebar.

Pajak Progresif Jadi Pertimbangan Warga Jakarta

Di sisi lain, warga Jakarta yang memiliki lebih dari satu motor juga harus mempertimbangkan pajak progresif kendaraan bermotor. Untuk tahun 2026, penerapan pajak progresif di Jakarta masih mengacu pada Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Berikut rincian tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk kepemilikan dan/atau penguasaan oleh orang pribadi:

Skema pajak progresif ini bertujuan untuk mengendalikan jumlah kendaraan pribadi di Jakarta, sekaligus mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam memiliki kendaraan bermotor.

Antara Kebutuhan dan Tantangan Transportasi

Meski beban pajak meningkat seiring jumlah kendaraan, sepeda motor tetap menjadi solusi paling realistis bagi banyak warga Jakarta. Keterbatasan jangkauan transportasi umum, efisiensi waktu, serta fleksibilitas menjadi alasan utama kepemilikan motor kedua hingga ketiga masih terus terjadi. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Beli Honda New Vario 125 Dapat Gembok Merah Anti Maling, Bikin Pencuri Motor Kesulitan

#2

Biaya Perpanjangan SIM C Tahun 2026, Segini Total yang Harus Dibayar

#3

Benarkah Opsen Pajak Naikkan Harga Motor? Ini Penjelasan Main Dealer Honda

#4

WMS Luncurkan All New Honda Vario 125 di Jakarta–Tangerang, Ini Harganya

#5

Promo Honda Vario 125 Model Lama, Diskon Hingga Rp 1,2 Juta

Terbaru

Sport| 26 menit yang lalu

Valentino Rossi : 2026 Masa Transisi, Bagnaia dan Martin Akan Berjaya

Valentino Rossi menanggapi musim balap 2026, menurutnya banyak ‘bintang balap’ akan memberikan kejutan setelah di musim balap lalu tak terlalu gemilang.

Berita| 3 jam yang lalu

Yamaha LEXI LX 155 Hadir dengan Warna dan Grafis Baru di Awal 2026

Penyegaran ini dilakukan melalui peluncuran warna dan grafis baru di seluruh varian, mulai dari tipe tertinggi hingga versi standar.

Sport| 5 jam yang lalu

Ban Zeneos Dukung Aktivitas Bermotor di Sirkuit Mandalika

Kolaborasi ini ditujukan untuk menunjang kelancaran operasional sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara di lintasan sirkuit yang dapat dinikmati masyarakat.

Berita| 7 jam yang lalu

Belum Wajib, Tapi Rem ABS Diproyeksikan Jadi Standar Motor di Indonesia

Kemenhub mendukung penggunaan rem ABS pada sepeda motor demi keselamatan. Wacana ABS wajib untuk semua motor di Indonesia kian menguat.

Berita| 9 jam yang lalu

Berita Populer: Honda Vario 125, SIM C 2026, dan Pajak Motor

Deretan berita motor terhangat pekan ini di Otorider.com, mulai dari peluncuran All New Honda Vario 125 hingga pembahasan aturan pajak kendaraan bermotor.

Beranda Trending Motor Listrik