Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Jangan Cuma Patok Kilometer, Ini Waktu Ideal Ganti Oli Motor yang Jarang Diketahui

Dipublikasikan : Minggu, 25 Januari 2026 08:31

Waktu ganti oli motor tidak hanya ditentukan jarak tempuh 2.000–3.000 km. Jenis oli dan kondisi pemakaian harian turut memengaruhi usia pakai pelumas.

Pergantian oli mesin motor. (Foto: Otordier)
Pergantian oli mesin motor. (Foto: Otordier)

OTORIDER - Banyak pemilik sepeda motor masih menjadikan jarak tempuh sebagai patokan utama dalam menentukan waktu penggantian oli mesin. Umumnya, penggantian oli dilakukan setiap motor menempuh jarak sekitar 2.000 hingga 3.000 kilometer. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat jika tidak mempertimbangkan faktor lain yang turut memengaruhi usia pakai pelumas.

Faktanya, jadwal penggantian oli mesin sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari jenis oli yang digunakan hingga kondisi pemakaian motor sehari-hari. Hal ini menjadi penting karena oli berperan krusial dalam menjaga performa dan keawetan mesin kendaraan.

Jenis Oli Mesin Pengaruhi Usia Pakai

Salah satu faktor utama yang menentukan seberapa lama oli dapat digunakan adalah jenis pelumas. Di pasaran, oli mesin terbagi menjadi tiga kategori utama, yakni oli mineral, semi-sintetik, dan full synthetic.

Menurut Mulianto, Senior Analyst PCO & Specialties PT Pertamina Lubricants, penggunaan jenis oli sangat berpengaruh terhadap rentang waktu penggantian.

“Rentang waktu penggantian oli tidak hanya bergantung pada jarak tempuh, tapi juga pada kemampuan pelumas menghadapi beban dari mesin kendaraan dengan kondisi ekstrem jalanan seperti debu dan kemacetan,” ujar Mulianto dalam siaran pers resmi.

Kondisi Pemakaian Harian Tak Kalah Penting

Selain jenis oli, kondisi pemakaian motor sehari-hari juga sangat menentukan. Motor yang sering digunakan di jalanan macet, berdebu, atau menempuh perjalanan jarak pendek berulang kali berpotensi membuat oli lebih cepat menurun kualitasnya.

Kemacetan, misalnya, membuat mesin bekerja lebih lama dalam kondisi panas tanpa pendinginan optimal. Debu yang masuk ke ruang mesin juga dapat mempercepat kontaminasi oli, sehingga kemampuan pelumasan berkurang meski jarak tempuh belum mencapai batas ideal.

Ciri-Ciri Oli Mesin Sudah Harus Diganti

Pengendara juga perlu peka terhadap tanda-tanda oli mesin yang sudah menurun kualitasnya. Salah satu indikasi paling umum adalah suara mesin yang mulai terdengar kasar atau berdengung.

“Kondisi tersebut terjadi karena lapisan oli yang melindungi komponen logam di dalam mesin sudah menipis, sehingga ada gesekan antar bagian meningkat,” papar Mulianto.

 Oli yang telah lama digunakan juga biasanya tidak lagi mengalir secara optimal, membuat pergerakan komponen internal seperti piston dan katup menjadi kurang mulus.

Selain itu, gejala lain yang kerap muncul antara lain:

Jika kondisi ini dibiarkan, bukan hanya performa motor yang menurun, tetapi juga berisiko mempercepat keausan komponen mesin.

Dengan memahami bahwa waktu ganti oli tidak hanya bergantung pada jarak tempuh, pemilik motor diharapkan dapat lebih bijak dalam merawat kendaraannya sesuai dengan jenis oli dan kondisi pemakaian harian. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Dolar AS Hampir Rp 17 Ribu, Harga Motor Listrik dan Sewa Baterai Polytron Akan Naik?

#2

Ini Motor Honda yang Paling Banyak Dibeli Warga Jakarta dan Tangerang

#3

Fakta Mengejutkan: Satu Keluarga di Jakarta Bisa Punya Dua hingga Tiga Motor

#4

Motor Listrik Polytron Fox-350 Laris, Harus Inden Berapa Lama?

#5

Jangan Asal Sangkut, Ini Batas Berat Barang di Gantungan Depan Honda Vario 125

Terbaru

Motor Listrik| 1 jam yang lalu

Jangan Pasang Lampu Tambahan di Motor Listrik, Ini Dampaknya ke Baterai

Penambahan lampu tambahan pada motor listrik berisiko mengurangi jarak tempuh dan mempercepat penurunan daya baterai. Polytron mengingatkan pengguna agar tidak sembarangan memasang aksesori kelistrika

Berita| 2 jam yang lalu

Bensin Shell Mulai Langka, Cek Lagi Lokasi SPBU yang Masih Tersedia

Pantauan di lapangan menunjukkan, SPBU Shell Permata Hijau dan SPBU Shell Alternatif Cibubur termasuk yang belum menyediakan BBM jenis bensin.

Berita| 19 jam yang lalu

Replika Yamaha R1 Toprak di WorldSBK Dijual Rp 1,3 Miliar

Replika tunggangan Toprak Ratzgatlioglu di WorldSBK dijual di Inggris dengan harga 59.995 Poundsterling atau setara RP 1,3 Miliar.

Sport| 22 jam yang lalu

Brasil Akan Kembali Gelar MotoGP di Tahun Ini

MotoGP kembali ke Brasil setelah terakhir mengadakan gelaran pada 2004 dengan Rio Grand Prix.

Tips & Modifikasi| 1 hari yang lalu

Ini Modif Desmo450 MX Versi Ducati MX Team Indonesia di Balapan Tailan

Dito Mulyawadi menjelaskan bahwa motor yang akan digunakan di Thailand telah disesuaikan dengan karakter masing-masing pembalap.

Beranda Trending Motor Listrik