Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Adakah Subsidi Motor Listrik di 2026 Nanti?

Dipublikasikan : Kamis, 25 Desember 2025 14:19

Pemerintah membuka peluang melanjutkan subsidi motor listrik hingga 2026, namun keputusan resmi masih menunggu koordinasi lintas kementerian.

Motor listrik Polytron Fox-350 (Foto : Otorider/Gemilang Isromi Nuar)
Motor listrik Polytron Fox-350 (Foto : Otorider/Gemilang Isromi Nuar)

OTORIDER - Kepastian subsidi motor listrik masih menjadi tanda tanya besar bagi pelaku industri kendaraan listrik di Indonesia. Hingga akhir 2025, belum ada kejelasan terkait kelanjutan insentif Rp7 juta per unit, yang sebelumnya terbukti mendongkrak penjualan secara signifikan.

Wakil Ketua Bidang Legal dan Regulasi Periklindo, Puryanto, mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat informasi bahwa subsidi motor listrik sebenarnya tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri Keuangan. Namun hingga kini, belum ada kabar terbaru apakah SK tersebut telah diteken atau belum.

“Industri sepeda motor listrik itu menunggu-nunggu, sampai dengan Oktober ini SK Menteri Keuangan itu juga tidak ada subsidi motor listrik,” ujar Puryanto dalam Minerba Convex 2025 beberapa waktu lalu.

Penjualan Motor Listrik 2025 Anjlok Hingga 70%

Ketiadaan subsidi berdampak langsung pada performa pasar. Sepanjang tahun 2025, penjualan motor listrik disebut terjun bebas hingga 70%. Penyebab utamanya adalah tidak adanya lagi subsidi Rp7 juta seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga harga motor listrik melonjak dan minat konsumen melemah.

Sekretaris Jenderal AISMOLI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia), Hanggoro Ananta, menegaskan bahwa insentif pemerintah memiliki peran krusial dalam mendorong adopsi kendaraan listrik roda dua. “Dua tahun lalu insentif pembelian kendaraan bermotor listrik roda dua sebesar Rp7 juta dikeluarkan. Ini memang memberikan dampak sangat positif terhadap penjualan kita ya, khususnya di teman-teman AISMOLI,” ungkap Hanggoro dalam Diskusi Publik Insentif Kendaraan Listrik yang digelar Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB).

ALVA di IMOS 2025 (Foto : Otorider/Gemilang Isromi Nuar)

Pemerintah Buka Peluang Subsidi Motor Listrik Hingga 2026

Di tengah lesunya pasar, pemerintah membuka peluang untuk melanjutkan program subsidi motor listrik hingga 2026. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan bahwa Kementerian Perindustrian kembali mengajukan insentif pembelian motor listrik untuk tahun depan.

Menurut Agus, usulan tersebut telah diajukan sejak awal 2025 dan mengacu pada skema bantuan Rp7 juta per unit yang telah diterapkan sebelumnya. “Untuk 2026 sudah kami ajukan lagi. Tetapi sekali lagi, keputusan bukan di kami,” tegas Agus.

Ia menambahkan bahwa kewenangan penuh terkait kelanjutan subsidi berada di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, sehingga Kemenperin masih menunggu keputusan lintas kementerian.

Pelaku Usaha Masih Bergantung pada Insentif

Dari sisi industri, subsidi dinilai masih sangat dibutuhkan untuk mempercepat penetrasi motor listrik. Ilman Fachrian Fadly, Head of Group Product EV 2-Wheelers Polytron, menyebut pihaknya tetap mengikuti regulasi yang berlaku, sembari berharap dukungan pemerintah tetap berlanjut. “Kalau ditanya perlu atau tidak, tentu perlu. Namun kami tetap berjalan mengikuti regulasi yang ada saat ini. Jadi ya, kami terus melaju saja,” kata Ilman saat ditemui Otorider.

Kesimpulan

Hingga saat ini, subsidi motor listrik belum resmi berjalan kembali, meski sinyal kelanjutannya hingga 2026 sudah ada. Industri masih menanti SK Menteri Keuangan sebagai kunci utama realisasi insentif. Tanpa kepastian kebijakan, pasar motor listrik berpotensi terus melambat, sementara target percepatan kendaraan listrik nasional menjadi sulit tercapai. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Update Harga Yamaha Nmax Turbo dan Tech Max Februari 2026, Ini Daftarnya

#2

Masuk Segmen Entry-Level Premium, Triumph Lepas Speed 400 Rp 158,4 Juta

#3

Update Harga Honda Scoopy Februari 2026, Mulai Rp 22,8 Jutaan

#4

Toprak Marah dan Kehilangan Motivasi Setelah Tes Sepang

#5

Tahun 2026 Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu ke Samsat, Cukup Pakai Aplikasi SIGNAL

Terbaru

Berita| 10 jam yang lalu

Ini Solusi Visor Helm Anti Air dan Embun Saat Hujan

Cargloss menghadirkan produk perawatan helm Anti Fog dan Water Repellant di IIMS 2026. Visor helm jadi anti embun dan anti air, harga promo mulai Rp 6.000.

Sport| 11 jam yang lalu

Hasil Akhir Tes Sepang 2026, Alex Marquez Tercepat

Pemenang Grand Prix Malaysia 2025, Alex Marquez dari Gresini Racing mempertahankan posisinya sebagai pemegang puncak catatan waktu tes Sepang.

Motor Listrik| 12 jam yang lalu

FOTO: Desain Futuristik Motor Listrik Indomobil eMotor QT di IIMS 2026

Motor listrik Indomobil eMotor QT resmi tampil di IIMS 2026. Skuter listrik bergaya futuristik ini hadir dengan fitur modern, desain urban, serta harga terjangkau untuk mobilitas ramah lingkungan.

Berita| 13 jam yang lalu

Ini Syarat dan Aturan Mengikuti Test Ride di IIMS 2026

Penyelenggara IIMS 2026 menetapkan aturan test ride motor melalui IMSTEST IRIDE. Peserta wajib memiliki SIM C, mengenakan helm dan sepatu, serta mengikuti instruksi panitia.

Berita| 14 jam yang lalu

BMW Motorrad Rilis Empat Model Anyar di IIMS 2026

Pertegas komitmennya menghadirkan inovasi, performa, serta gaya hidup berkendara premium bagi para penggemar sepeda motor di Indonesia.

Beranda Trending Motor Listrik