Liberty Media Akan Beri Insetif Bagi Rider Non-Italia dan Spanyol
Liberty Media menawarkan €200.000 kepada tim mana pun yang merekrut pembalap non-Spanyol dan/atau Italia dan memenangkan Moto3.

OTORIDER - Saat ini, rider di ajang MotoGP didominasi pembalap asal Spanyol dan Italia, dari 22 orang yang berada di grid, 15 di antaranya berasal dari Spanyol maupun italia, sehingga menguasai 68% grid.
Tetapi, pemilik baru MotoGP, Liberty Media ingin mengubah hal tersebut. Liberty telah memperkenalkan insentif keuangan baru yang akan tersedia mulai tahun 2026 hingga 2028 untuk tim dan pembalap yang memenuhi kriteria tertentu, dengan tujuan untuk mendiversifikasi kewarganegaraan yang kita lihat di grid mulai dari Moto3 dan seterusnya dilansir Rideapart.com.
Insentif finansialnya bekerja seperti ini: Tim mana pun yang merekrut dan menang dengan pembalap dari negara-negara yang secara resmi memiliki populasi lebih dari 100.000 jiwa dan memiliki kurang dari 10% perwakilan di paddock MotoGP—antara Moto3, Moto2, dan MotoGP—mendapatkan hingga €200.000 (setara Rp 3,9 miliar).
Namun, hal tersebut seolah-olah diskrimintatif terhadap Spanyol dan Italia, karena persyaratannya hanya kepada pembalap yang berasal dari luar Spanyol dan italia itu.
Disebutkan oleh Robbie Bacon, jurnalis Rideapart, bahwa hal itu adalah cara yang ceroboh untuk mendiversifikasi kompetisi, menghukum pembalap yang pantas berada di grid dan pada akhirnya menurunkan level kelas.
Ia malah mengatakan bahwa ini adalah rencana 'menghamburkan uang' untuk mendapatkan lebih banyak pembalap AS ke grid menjelang serial dokumenter bergaya 'Ride to Survive', sehingga Liberty dapat mengubah MotoGP menjadi mesin penghasil uang seperti F1 saat ini.
Ia pun mendukung peningkatan MotoGP ke level tertinggi— agar semua orang mendapatkan kegembiraan yang didapatkan dari menonton olahraga yang luar biasa tersebut. Tetapi ia tidak ingin mencapai itu dengan menurunkan kualitas bakat yang muncul.
Meski, bagi negara yang memiliki talenta pembalap yang unggul, tentunya akan menjadi salah satu daya Tarik tersendiri dengan adanya tawaran dari Liberty Media itu. (*)










