Melintasi Banjir Dapat Berisiko Ban Bocor, Ini Antisipasinya
Banyak jenis perangkat pencegah ban motor bocor, mulai yang berupa cairan ke dalam ban tubeless hingga yang berbentuk gel yang lebih permanen.

OTORIDER – Genangan air di jalan, membuat pengendara tak melihat kondisi permukaan jalan, termasuk benda di atasnya.
Dikhawatirkan, ada benda tajam yang dapat membuat ban bocor ketika melindasnya.
Untuk mengantisipasi hal itu, di pasaran dijual beberapa produk penambal ban (ban tubeless) yang bisa diaplikasikan.
“Saya menggunakan cairan penambal ban bocor di dalam ban kendaraan saya,” tukas Zulpata Zainal pengamat otomotif yang juga purnakarya dari beberapa perusahaan produsen ban.
Ia menyebutkan bahwa penggunaannya mudah dan kalau takarannya sesuai, tidak akan membuat roda bergetar.
Namun tidak itu saja, ada juga produk yang melapisi bagian dalam ban dengan gel yang lebih permanen, yaitu produk dari Halston.
"Bagian dalam ban akan dilapisi semacam gel yang akan 'rapat' ketika ada benda tajam menembus telapak ban," ungkap Steven, Marketing PT Cahaya Kinetik Indonesia, yang memasarkan Halston saat ditemui di stand produk tersebut di ajang IMOS 2025.
Namun, harga tersebut akan menyesuaikan dengan lingkar roda motor.
"Harga Rp 150 ribu untuk ukuran ban dengan pelek 8 hingga 12 inci, lantas Rp 175 ribu pada ban berpelek 13 - 16 inci, dan Rp 200 ribu untuk yang berukuran 17-18 inci, sedangkan ban dengan ring 19-21 inci, Rp 250 ribu," katanya saat ditemui Otorider. Gel ini lebih cocok digunakan untuk motor listrik dengan hub motor yang tak jarang ditolak penambal ban ‘pinggir jalan’ pada umumnya.
Dengan mengantisipasi dengan lapisan antibocor, tentunya berkendara akan lebih aman dan nyaman ketika melewati berbagai kondisi jalan. (*)


_2025_2025_6h0o.webp)







